Waspada Calon Kepala Sekolah Siluman - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Waspada Calon Kepala Sekolah Siluman

Waspada Calon Kepala Sekolah Siluman

Written By Admin Raka on Jumat, 03 Agustus 2018 | 13.53.00

KARAWANG, RAKA - Perasaan calon kepala sekolah maupun kepala sekolah sedang diaduk-aduk. Hal itu disebabkan oleh sikap Pemerintah Kabupaten Karawang yang tidak menentu soal periodesasi jabatan.

Jika sebelumnya Pemkab Karawang kokoh memegang Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 6 Tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, yang menghapus periodesasi jabatan. Saat ini disebut-sebut periodesasi kepsek kembali diberlakukan. Artinya, para calon kepala sekolah yang sebelumnya tidak punya harapan lagi untuk menduduki jabatan kepala sekolah, akan segera dilantik. Dari 512 calon kepala sekolah yang lolos seleksi pada tahun 2016, jumlahnya kini tinggal 473 orang. Pengurangan itu terjadi karena ada yang mundur, pensiun, dan sudah berusia 56 tahun. 

Sebaliknya, 102 orang dari hampir 500 kepala sekolah yang dinyatakan lolos Penilaian Kerja Kepala Sekolah (PKKS) bentukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, disebut-sebut justru tidak akan langgeng meneruskan jabatannya. Status mereka akan kembali menjadi guru lagi.

Kabar tersebut pun disambut gembira oleh para calon kepala sekolah. Bahkan ada yang sudah membeli baju khusus pelantikan. "Walaupun kita menanti setiap Jumat ada kabar pelantikan, kita masih sabar menunggu. Bahkan mengantisipasi pelantikan undangannya dadakan, teman-teman calon kepala sekolah malah sudah membeli kostum putih-putih untuk persiapan pelantikan," kata seorang calon kepala sekolah yang meminta dirahasiakan namanya ini, Kamis (2/8) kemarin.

Meski begitu, masih ada yang mengganjal di hati para calon kepala sekolah. Yaitu munculnya calon kepala sekolah siluman. Tidak ikut seleksi 2016, namun muncul jelang pelantikan. Melihat itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang diwanti-wanti untuk bisa menyeleksi ulang nama dan data awal laporan calon kepala sekolah hasil seleksi 2016.

"Saya mendengar ada guru yang tidak ikut seleksi tahun 2016, kemudian santer mau ada pelantikan calon kepala sekolah mendadak muncul. Itu ada di beberapa kecamatan. Boleh dikatakan calon kepala sekolah siluman, ini harus diwaspadai," katanya.

Untuk itu saran sumber, sebelum pelantikan, BKPSDM harus memastikan bahwa nama-nama calon kepala sekolah yang akan dilantik itu adalah benar hasil seleksi 2016 lalu. Sebab seorang guru menjadi calon kepala sekolah walaupun lolos, tidak ada keabsahan berupa SK Bupati karena hanya dimasukan dalam data dan dilaporkan ke Disdikpora dan BKPSDM. "Makanya kalau ada nama yang tidak sesuai seleksi awal 2016, dipastikan itu adalah calon kepala sekolah siluman, dan harus diusut," ungkapnya.


Kabid Mutasi BKPSDM Jajang mengatakan, mengangkat calon kepala sekolah menjadi kepsek sudah sesuai dengan nama dan data awal yang dilaporkan UPTD Pendidikan dari hasil seleksi 2016. Ia jamin, nama-nama yang tidak ada atau tidak ikut seleksi 2016 tidak akan terjadi. "Gak bakalan ada calon kepala sekolah siluman, walau prioritas calon kepala sekolah dilantik. Kita sesuai dengan data awal yang dilaporkan ke kita," tandasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template