Warga Diminta Pelototi Proyek Sutet PLTGU - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Diminta Pelototi Proyek Sutet PLTGU

Warga Diminta Pelototi Proyek Sutet PLTGU

Written By Admin Raka on Rabu, 01 Agustus 2018 | 16.15.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) tidak akan gegabah dengan rayuan Pemrakarsa, sponsorship bahkan kontraktor Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) terhadap rencana pembangunan Sutet PLTGU oleh PT Jawa Satu Power (JSP) di Cilamaya Wetan. Sebab, yang dijanjikan biasanya tidak sama setelah realisasi pembangunan.

"Semuanya akan selalu manis-manis saat kajian dan masyarakat dibumbui dengan beragam kajian dan janji. Itu hal biasa yang selalu ditawarkan semua perusahaan, tapi kebanyakan saat pelaksanaan, ditemui saja susah," ucap Kepala Dinas LHK Wawan Setiawan.

Wawan mengungkap apa yang sudah dilakukan para sponsorship terhadap masyarakat. Baik dengan cara mendatangi lokasi bakal pembangunan dan masyarakat yang akan terdampak. Melalui sosialisasi, konsultasi publik,  kajian, survey dan analisis dampak lingkungan, masyarakat Cilamaya dirayu dan diyakinkan bahwa selama masa pembangunan 3 tahun kedepan, terjamin keadaan sosial dan ekonominya.

Menurutnya, proyek pusat yang akan berdiri di Cilamaya diakuinya sangat diapresiasi, bahkan saat menyimak jenis kegiatan, dampak dan solusi yang diberikan pihak Kontraktor PLGTU, memamg bagus, tapi  ia meminta kajian yang sudah dibuat, agar benar -bemat dilaksanakan semuanya, jangan sampai kajian dibiarkan dan masyarakat di abaikan setelah pihak perusahaan  mendapatkan izin dari Pemkab.  Apapun itu sebut Wawan, Pemkab harus diberikan tembusan. "Jangan sampai saat ada kemauan saja, manis-manis di awal bahwa proyek besar dan memuji -muji Cilamaya, tapi warga Cilamayanya malah jadi susah," katanya.

Dirinya mengatakan demikian, sambung Wawan, bukan tanpa dasar, sebab ia memiliki pengalaman tersendiri menghadapi berbagai perusahaan, baik swasta maupun proyek pusat, seperti saat dirinya jadi Camat Tirtajaya, saat kajian memang bagus dan luar biasa analisisnya, tapi lokasi pengeboran Pertamina yang hanya 500 meter dari kantor desa, justru perhatian kepada masyarakat desanya lambat lain menurun. Oleh karena itu, masyarakat Cilamaya pesan Wawan, harus sama-sama awasi dan pelototi proyek PT PJS kaitan PLTGU tercanggih ini, apa saja aktivitasnya selama pembangunan, kemudian serapan tenaga kerjanya juga apakah sudah sesuai dengan regulasi dan kesehatan masyarakatnya. "Hayo kita kawal bersama, awasi terus proyek ini, jangan sampai dibangun besar di Cilamaya, tapi masyarakatnya tertinggal, kan gak etis juga," tandasnya.

Sementara salah seorang Konsultan Kontraktor PLTGU Jawa 1, Ariyanto memastikan, penyerapan tenaga kerja lokal dan non lokal selama pembangunan dan operasi dijaminnya harus sesuai prosedur dan transparan. Masyarakat, bisa dilibatkan dalam seleksi namun yang akan diserap adalah yang memiliki mapasitas dan sesuai dengan ketersediaan projek. Tentu saja, rekrutmen tenaga kerja nantinya juga akan dirumuskan dan akan melibatkan kades dan berbagai pihak yang konsen terhadap tenaga kerja lokal. "Serapan tenaga kerja nanti akan transparan dan harus penuhi syarat termasuk tes kesehatan," ucapnya.

Soal pengangkutan material Sutet,  JSP diyakinkan akan koordinasi dengan desa, dan kemungkinan berpeluang ada kemacetan projek. Hanya saja, dalam AMDAL ini, diakui Ariyanti, ia sendiri belum tahu rute yang akan digunakan kendaraan proyek nantinya, atau memilih menggunakan jalur rute sendiri untuk masuk ke lahan-lahan warga. Hal ini akan dikonsultasikan dengan masyarakat, sehingga pada waktunya nanti, bisa diantisipasi agar tidak ganggu kebisingan, debu dan kecelakaan.

Phak kontraktor juga, sebut Ariyanto, akan mendukung program infrastruktur jalannya agar tidak rusak, bahkan Sopirnya juga bisa dengan kualifikasi yang baik dengan kecepatannya juga diatur agar lalu lalang dan aktifitas masyarakat Cilamaya tidak terganggu. "Soal rute yang akan dilalui kendaraan proyek, kita belum tahu ya, tapi pasti akan dikonsultasikan lebih lanjut," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template