Warga BMI Dihantui Banjir Rutin Tahunan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga BMI Dihantui Banjir Rutin Tahunan

Warga BMI Dihantui Banjir Rutin Tahunan

Written By Admin Raka on Rabu, 15 Agustus 2018 | 15.00.00

CIKAMPEK, RAKA - Setiap musim hujan tiba, aktivitas warga perumahan BMI Desa Dawuan Tengah selalu tergangu dengan adanya banjir yang berasal dari luapan air sungai cikaranggelam. Oleh karenanya, warga tidak pernah merasa nyaman dengan kondisi bencana yang tidak pernah absen tiap tahun tersebut.

Mawar Rahmawati (42), warga perumahan BMI RT 01 RW 11 menyampaikan, luapan air dari saluran sungai cikaranggelam, menyebabkan ia dan semua masyarakat perumahan BMI dilanda banjir setiap musim hujan tiba. Karena tingginya air saat banjir, bangunan rumahnya yang setengah meter di atas permukaan jalan, selalu digenangi oleh air. "Disini mah udah langganan a, setiap musim hujan pasti kita kebanjiran," katanya.

Menurutnya, jika saat musim hujan, aktivitas warga di perumahan tersebut pasti sangat terganggu. Karena banjir sampai setinggi dada orang dewasa. "Rumah saya kan udah tinggi ya, tapi kalau musim hujan tetap aja air masuk ke rumah sampai segini," ujarnya sambil memperkirakan tinggi air yang hampir 1 meter di dinding rumahnya.

Selain Mawar, salah seorang siswa SMP yang juga merupakan warga perumahan BMI mengatakan, di perumahan tempat dia tinggal, selalu banjir ketika datang musim hujan. Hal tersebut menyebabkan ia sulit jika hendak pergi ke sekolah. "Kalau hujan pasti banjir, tinggi lagi airnya. Kalau disini cuma segini (sedada), kalau sebelah sana lebih," kata dia mencoba menerangkan.

Sementara Syueb Sulaiman, Camat Cikampek mengatakan, untuk mengatasi permasalahan banjir rutin yang belum kunjung teratasi, ia memberikan solusi untuk segera memperbaiki sipon cikaranggelam. "Sudah dikasih solusi, perbaiki siponnya, sekarang yang lancar cuma satu," singkatnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Dawuan Tengah, Jejen Jaenal Arifin, solusi untuk mengatasi permasalahan banjir di BMI harus segera memperbaiki sipon. Jika sipon belum diperbaiki, maka masyarakat perumahan BMI akan terus dilanda banjir. Selama ini pihaknya selalu berkoordinasi dan konsultasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi hal tersebut. "Saat ini sedang perbaikan sipon tapi belum selesai juga. Malah kontraktornya juga nggak tahu kemana. Saya juga khawatir sipon yang dikerjakan justru malah menjadi jelek," ujarnya.

Selain itu, lanjut Jejen, ia juga sedang membuat surat untuk pemda agar segera ada perbaikan sipon. "Besok pagi saya mau ke pemda ngirim surat, karena pas konsultasi sama bupati kita disuruh bikin surat untuk penguat," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template