Waduh !!! Pengusaha Angkot Terancam Bangkrut, Ini Penyebabnya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Waduh !!! Pengusaha Angkot Terancam Bangkrut, Ini Penyebabnya

Waduh !!! Pengusaha Angkot Terancam Bangkrut, Ini Penyebabnya

Written By Admin Raka on Sabtu, 04 Agustus 2018 | 15.00.00

PURWASARI, RAKA - Banyaknya mobil odong-odong yang beroperasi di Jalan Raya Karawang membuat sejumlah kalangan masyarakat mempertanyakan kinerja Dinas Perhubungan. Pasalnya, akibat bebasnya kendaraan tersebut beroperasi di jalan raya membuat kendaraan umum kehilangan sewa atau pelanggan.

Seperti yang terlihat di Jalan Raya Purwasari, Jumat (3/8) kemarin. Kendaraan yang tidak memiliki izin itu bebas berkeliaran dan membawa penumpang yang cukup banyak.
"Bagaimana ini, kalo mobil odong-odong bebas berkeliaran. Angkot gak laku dong," kata Ketua Gurkas Karawang, Muhamad Hasan, kepada Radar Karawang.

Lelaki yang merupakan koordinator angkot di salah satu trayek yang ada di Karawang itu menyampaikan, harusnya ada ketegasan dari pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak kepolisian untuk menindak mobil odong-odong itu. "Dishub mana, Polisi mana, mobil kayak gitukan melangar undang-undang lalu lintas," ujarnya.

Dikatakannya, pendapatan pengusaha angkutan konvensional saat ini terus melorot. Menyusul banyaknya jasa angkutan online beroperasi di Karawang. Terlebih di jalanan saat ini banyak mobil odong-odong yang bebas beroperasi dengan membawa penumpang. "Kalau dibiarkan pengusaha angkutan yang resmi bisa bangkrut," ujarnya.

Dia meminta pemerintah melindungi dan menjamin pengusaha angkutan yang resmi. Karena salah satu yang meyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Karawang adalah dari para pengusaha angkutan yang bayar retribusi. "Kalo mau dilegalkan ya legalkan. Tapi mereka juga harus bayar retribusi dong," ujarnya.

Belum lagi, tambah Hasan, berkaitan dengan tingkat keamanan kendaraan tersebut. Karena angkot saja yang rutin melakukan uji KIR terkadang ada saja kecelakaan yang diakibatkan oleh kondisi kendaraan yang mendadak rusak di tengah jalan. Apalagi yang tidak pakai uji KIR. "Angka kecelakaan juga bisa bertambah karena mobil odong-odong ini," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Afif Bijaksana Maryugo menyampaikan, mobil odong-odong memang tidak doperbolehkan berkeliaran di jalan raya. Hal itu tertuang dalam Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang LLAJ. "Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan like jalan," katanya.

Oleh karenanya dia berjanji, adanya keresahan yang dirasakan oleh para pengusaha angkutan akan ditindaklanjuti oleh dishub, bahkan pihak kepolisian juga akan dimintai bantuan untuk melakukan tindakan. "Kita coba sosialisasi lagi supaya tidak ke jalan raya karena rawan laka. Kalau memang mereka tidak taat aturan kami dengan pihak kepolisian akan lakukan tilang," tegasnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template