Tidak Sabar Mengibarkan Bendera - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tidak Sabar Mengibarkan Bendera

Tidak Sabar Mengibarkan Bendera

Written By Mang Raka on Senin, 06 Agustus 2018 | 16.45.00

CILAMAYA, RAKA - Semangat 17 Agustus mulai merasuki hati warga Karawang, tanpa terkecuali yang berada di Kecamatan Cilamaya dan Pangkalan. Mereka menunggu saat-saat mengibarkan bendera putih ketika momentum bersejarah itu berlangsung.

Semangat itu juga dirasakan warga Kampung Cilaja Desa Medalsari yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor. "Kami juga ingin mengisi semarak Agustus ini dengan memasang bendera. Makanya kami himbau kepada warga di setiap rumah bahkan sampai di pelosok agar memasang bendera merah putih juga umbul-umbul," terang Ketua RT 01/01 Karman kepada Radar Karawang, Minggu (5/8).

Di samping memasang bendera lanjut Karman, juga meminta warga dapat memasang umbul-umbul di pagar rumahnya, sehingga suasana rumah warga menjelang peringatan HUT RI tahun ini terlihat berbeda. “Pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul tidak lain sebagai bentuk partisipasi masyarakat mendukung Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memeriahkan peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Karman pun menyebutkan pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul di wilayahnya juga sebagai rasa ucap syukur bahwa negara Indonesia telah merdeka selama 78 tahun berkat jasa jasa para pahlawan. Dan diakuinya tidak sedikit di wilayah itu juga banyak saksi sejarah dan termasuk diri adalah cucu dari kakeknya yang juga sebagai pejuang kemerdekaan.

"Kakek saya yang sudah almarhum dulu juga ikut berperang membela kemerdekaan. Dia sering menceritakan perihal bagaimana dulu berperang melawan penjajah dan saya bangga jika masyarakat ikut menghormati dan betul-betul mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. Bukan saja hanya memasang benderanya tapi juga kelakuan yang bisa mencerminkan masyakarat yang baik," harapnya.
Sebenarnya, lanjut Karman di selatan Karawang torehan saksi bisu yang sudah diperjuangkan para pejuang disana ada. Seperti Monumen Gempol Ngadeupa, itu merupakan monumen sejarah di mana pejuang yang bertahan hidup dari gempuran penjajah Belanda. Dengan itulah dirinya berharap bagi generasi muda bisa dengan cara yang bijak  mengisi kemerdekaan yang didapat dengan susah payah.

Sementaa Udin (42) Warga Cilamaya Wetan, ditanya motivasi memasang tiang bendera merah putih di halaman rumahnya hanya mengatakan mengibarkan bendera merah putih menjelang 17 Agustus bukan tradisi, tetapi keharusan untuk menghormati para pejuang. "Bendera merah putih ini warisan pejuang sebagai tanda kemerdekaan. Karenanya, untuk menghormati pejuang kita wajib mengibarkan bendera merah putih," ucap Udin. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template