Suhu Politik Gintungkerta Panas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Suhu Politik Gintungkerta Panas

Suhu Politik Gintungkerta Panas

Written By Admin Raka on Jumat, 24 Agustus 2018 | 15.45.00

KLARI, RAKA - Selain menjadi kecamatan yang desanya paling banyak menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades). Salah satu desa di Kecamatan Klari yakni Gintungkerta juga memiliki bakal calon (Balon) Kades terbanyak se Kabupaten Karawang. Tindak tanggung-tanggung ada 12 balon yang daftar ke panitia 11.

Atas kondisi tersebut semakin memperkuat bahwa wilayah Kecamatan Klari merupakan wilayah yang paling diawasi dalam pelaksanaan pilkades. Hal itu pernah disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) Karawang Ade Sudiana. "Kita nanti pantau dulu (untuk Klari). Kami juga komunikasi dengan Intelkan Polres," ujar Ade.

Humas Panitia 11 Pilkades Gintungkerta Yusnizar menyampaikan, suhu politik di Gintungkerta sudah mulai panas. Bahkan masing-masing balon sudah mulai melakukan gerakan dan pembentukan tim sukses. "Sudah panas, jumlah balon kadesnya paling banyak soalnya 12 orang," katanya saat ditemui di ruang sekretariat panitia 11.

Ia mengakui sudah banyak manuper yang dilakukan oleh para balon, bahkan beberapa pihak keamanan baik dari TNI dan Polisi sering berkunjung ke sekretariat panitia untuk mengetahui bagaimana perkembangan jelang pemungutan suara pilkades dilakukan. "Tamu banyak yang datang, termasuk dari TNI dan Polisi," uarjnya.

Oleh karenanya, untuk terus melakukan pemantauan, panitia 11 bergiliran berjaga di sekretariat. "Coba lihat sekretarian panitia pilkades lain, mungkin gak kayak kami, standby terus," ujarnya.
Bahkan, tambahnya, dari 12 balon yang ada, sebelum dilakukan pelayanan satu atap (Yantap) di DPMD, yang daftar itu ada 14 orang, namun 2 orang mengundurkan diri. "Sebelumnya 14 orang, yang dua mundur. Yang 12 orang juga ada dari TNi dan ada dari luar Desa Gintungkerta," terangnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, dari 12 nama yang tercatat, akan banyak balon yang gugur. Hal itu dikarenakan disebutkan dalam perbup, maksimal calon kades 5 orang dan minimal 2 orang. "Tapi itu urusan DPMD, kalo kami hanya menerima pendaftaran, siapa yang lolos jadi calon itu bukan kewenangan kami," ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Eko Mubarok mengatakan, para bakal calon kades sudah diperiksa oleh 12 instansi. Mulai dari Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes), Kejaksaan Negeri Karawang, Pengadilan Negeri Karawang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama, Polres Karawang, Dinas Kesehatan, Badan Narkotika Nasional Karawang, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. "Semua bacalon sudah melakukan tes urine, hasilnya nanti disampaikan setelah rapat panitia uji," katanya.

Ia melanjutkan, saat ini panitia masih dalam tahap pemeriksaan berkas para balon kades. Jika ditemukan kejanggalan, maka tidak bisa melanjutkan tahapan pemilihan kepala desa alias dicoret. "Pesta demokrasi tingkat desa tunggu keputusan hasil rapat panitia uji, dari hasil administrasi kelayakan bakal calon kepala desa se-Kabupaten Karawang," ungkapnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template