Sudah 6 Pelajar Tewas di Jalan Raya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sudah 6 Pelajar Tewas di Jalan Raya

Sudah 6 Pelajar Tewas di Jalan Raya

Written By Admin Raka on Sabtu, 04 Agustus 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA, RAKA- Kepala Unit Laka Lantas Polres Purwakarta, Ipda Agus Kuswara menghimbau kepada pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Imbauan itu bukan tanpa alasan, sebab di wilayah Purwakarta akhir-akhir ini kerap terjadi kecelakaan lalu lintas bahkan tak jarang melibatkan pelajar di bawah umur.

"Akhir-akhir ini laka lantas di Purwakarta memang sering terjadi, bahkan tidak sedikit korban berstatus pelajar tewas terlibat kecelakaan," kepada sejumlah awak media belum lama ini.
Data dari unit laka lantas Polres Purwakarta, tidak kurang dari dua bulan, sedikitnya enam pelajar di bawah 17 tahun tewas dalam kecelakaan yang terjadi di tiga lokasi berbeda. Tiga lokasi tersebut diantaranya, di Jalan Arteri Purwakarta - Bandung, tepatnya di Kampung Cimuntuk Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani. Kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (12/5) itu, dua dari tiga pelajar tewas dilokasi, sementara satu korban berjenis kelamin perempuan mengalami luka berat.

Kemudian pada Sabtu (14/7) jalur arteri Purwakarta-Bandung kembali memakan korban, kali ini kecelakaan terjadi di Desa Gununghejo, Kecamatan Darangan yang menewaskan dua pelajar. Mereka tewas setelah motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil jenis truk. Sementara sisanya tewas di Jalan Pramuka, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, pada Minggu (29/7).

Tak hanya di tiga lokasi itu, kecelakaan pun kerap terjadi di jalan tol di wilayah Purwakarta. Bahkan pada Sabtu (21/7) lima korban tewas setelah tiga kendaraan terlibat kecelakaan di Jalan Tol Cipali KM 76.400. Dari lima korban itu, dua tewas di lokasi, sementara sisanya tewas setelah mendapatkan perawatan pihak medis RS Thamrin Purwakarta. "Kecelakaan terjadi sebagian besar berawal dari para pengendara kurang memperhatikan keselamatan dan kerap melanggar rambu-rambu lalu lintas," ujar dia.

Padahal, lanjut dia, pihaknya telah berupaya meminimalisir terjadinya laka lantas dengan pasang baligo peringatan atau imbauan disejumlah lokasi yang dianggap rawan kecelakaan. "Kami imbau berhati-hati, dan jangan ugal-ugalan dalam berkendara, utamakan keselamatan karena keluarga menanti anda di rumah," ujarnya.

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas dikalangan pelajar di Kabupaten Purwakarta, membuat Dinas Pendidikan (Disdik) angkat bicara. Pihak Disdik menyebut, para pelajar kerap terlibat kecelakaan lantaran minimnya pengawasan orang tua saat mereka berada di rumah. "Anak diizinkan mengendarai motor oleh orang tuanya, kalau kita jelas melarang, bahkan larangan itu juga diperkuat oleh perda tentang larangan pelajar membawa kendaraan," ungkap Kepala Seksi Kesiswaan dan Pendidikan Karakter Disdik Purwakarta, Sadiyah, Jumat (3/8).

Meski di luar jam sekolah pihak sekolah tetap bertanggung jawab, namun kata dia, peran orang tua terhadap pengawasan anak paling dominan dibandingkan pihak sekolah. Untuk itu, pihaknya mengajak kepada semua orang tua untuk berperan aktif terhadap larangan anak mengendarai sepeda motor atau mobil. Selain belum cukup umur, emosional anak juga masih sulit dikendalikan. Sehingga rentan terjadinya kecelakaan. "Selain pihak kepolisian untuk meminimalisir terjadinya angka kecelakaan, melibatkan para pelajar juga tanggung jawab kita bersama," kata dia.

Saat ditanya antisipasi apa yang dilakukan, dia mengatakan, pihaknya sekolah dilingkungan Disdik Purwakarta kerap melakukan pembinaan kepada para pelajar saat upacara hari senin. Bahkan, jika ada pelajar yang ketahuan berkendara sepeda motor sanksinya tidak naik kelas. "Kita sudah berikan surat edaran itu, namun tidak ada saksi berat dan kembalikan lagi kepada peran orang tua," pungkasya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template