Status KLB Difteri Belum Dicabut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Status KLB Difteri Belum Dicabut

Status KLB Difteri Belum Dicabut

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Agustus 2018 | 12.30.00

PURWAKARTA, RAKA -Unit Pembantu Teknis Dinas (UPTD) Kabupaten Purwakarta  melakukan pemberian vaksin difteri ketiga untuk sasaran 1 tahun sampai kurang dari 19 tahun. Daerah Purwakarta masih rawan Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri. Kalau tidak ditemukan lagi kasus baru status KLB bisa dicabut.
Kepala UPTD Puskesmas Purwakarta Dr Ano mengatakan, putaran ke tiga pemberian vaksin tersebut dimulai dari 1 Agustus 2018 di semua puskesmas. "Putaran ketiga ini adalah terakhir kali pemberian vaksin. Untuk pemberian vaksin tersebut sebanyak 3 kali di tahun 2018," terang dia, saat dikonfirmasi wartawan.
Namun, lanjut dia, setiap puskesmas dan posyandu untuk tahap ketiga pemberian vaksin tersebut akan berbeda-beda tenggang waktunya. "Pemberian vaksin sampai selesai, ada rentang waktu 6 bulan dari penyuntikan kedua dan ketiga. Harusnya september sudah selesai tapi ada yang beda jeda penyuntikan jadi tidak sama semua puskesmas,"imbuhnya.
Ia juga mengatakan, untuk pemberian vaksin ke sekolah sudah diselenggarakan dari 13 Agustus 2018 kemarin. Dia juga menambahkan, pemberian vaksin harus tiga kali supaya terlindungi seumur hidup, minimal untuk antibodi yang dibentuk tubuh bertahan sepuluh tahun. "Di Kabupaten Purwakarta, putaran pertama yang ikut 95 persen untuk yang kedua kali, pencapaian Kabupaten Purwakarta 86, 1 persen dari target 95 persen, untuk yang ketiga tetap sama targetnya 95 persen," paparnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, semua bisa mendapat dosis vaksin yang ketiga sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kendalanya, tambah dia, anak yang di sekolah tidak mau disuntik lagi dan di posyandu juga kadang takut ada efek samping. "Imbauan bagi seluruh warga Purwakarta harus menyiapkan sasaran supaya datang ke setiap pos baik di posyandu, di sekolah, maupun di puskesmas untuk mendapat dosis vaksin difteri yang ketiga supaya penanganannya lengkap dan yang belum lengkap, belum dapat vaksin kedua ikut aja sekarang, karena di daerah Purwakarta masih rawan KLB difteri. Kalau tidak ditemukan lagi kasus baru status KLBnya bisa dicabut,"pungkasnya. (ris)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template