Siswa MIN 1 Karawang Rawan Jatuh dari Lantai 2 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Siswa MIN 1 Karawang Rawan Jatuh dari Lantai 2

Siswa MIN 1 Karawang Rawan Jatuh dari Lantai 2

Written By Admin Raka on Senin, 13 Agustus 2018 | 14.15.00

TEGALWARU, RAKA - Bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Karawang kondisinya sudah membaik. Bahkan empat lokal bangunan baru sudah digunakan untuk proses belajar mengajar, termasuk sejumlah ruang kelas di lantai dua. Cuma saja, sampai sekarang belum ada pagar pengaman di bagian kelas bertingkat itu, sehingga rawan siswa terjatuh.

Tinggi ruang bertingkat itu sekitar 4 meter. Siswa yang menempatinya dibawah kelas 4 dan di ruang tingkat atas adalah siswa kelas 6. Namanya anak-anak, bercanda itu merupakan cara mereka berekspresi dengan teman sebayanya. Namun jika bercanda di ruang kelas bertingkat seperti di sekolah MIN 1 Karawang cukup membahayakan. Karena jiga tidak hati-hati bisa-bisa terjatuh ke bawah.

Kepala Sekolah MIN 1 Karawang Erry Riyadhul Jannah tidak menyangkal kalau saat ini kondisi ruang kelas di lantai dua itu masih rawan. Dia sendiri mengaku ngeri menyaskikannya. Makanya dia berharap agar bisa diberi pagar supaya anak-anak nyaman dan aman belajarnya. Tetapi karena keterbatasan anggaran maka dirinya akan coba lakukan pengajuan kepada pemerintah melalui Departemen Agama karena sekolah itu dibawah naungannya. "Jujur saja saya juga khawatir, bangunan sudah jauh lebih baik, namun kini kami khawatir akan keselamatan anak-anak didik kami karena pagar bangunan atas belum di pagar," ucapnya.

Hal senada dituturkan Nanih (39) warga sekitar sekolah jika bangunan bertingkah itu harus diberi pagar agar anak - anak aman. Dirinya membenarkan jika terkadang masih dilihat anak - anak duduk-duduk santai di pagar atas bangunan sekolah karena menurut pemikiran anak-anak aman-aman saja. "Saya sampai ngilu melihat mereka, khawatir terjatuh. Malahan saya sering teriaki supaya jangan duduk di pagar bangunan tingkat sekolah karena khawatir terjatuh," tandasnya.

Sementara Agus (46) warga lainnya mengatakan cukup diberi pagar BRC saja sudah jauh lebih aman. Sehingga siswa tidak lagi melakukan aksi duduk di pagar kelas bangunan tingkat karena khawatir terjatuh. Dirinya pun mengungkapkan hampir setiap hari melihat anak-anak meskipun sudah kelas 6 namun masih saja terlihat konyol bercandaannya.

"Mereka memang sudah kelas enam tetapi tetap masih anak-anak. Makanya kadang becandaannya pun tidak melihat situasi, apakah berbahaya atau tidak," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template