Saluran Pembuang Limbah Dicor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Saluran Pembuang Limbah Dicor

Saluran Pembuang Limbah Dicor

Written By Admin Raka on Rabu, 08 Agustus 2018 | 12.15.00

KARAWANG, RAKA - Pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Karawang diingatkan untuk tidak membuang limbah ke Sungai Citarum. Jika tetap membuangnya, maka akan ditutup paksa.

Pesan tersebut disampaikan pada saat penutupan lubang saluran pembuang limbah oli di Kampung Tanjungpura Benteng RT 006/08 Kelurahan Tanjungmekar, Karawang Barat, kemarin.
Jajaran Polres Karawang dan Kodim 0604 Karawang bersama-sama menutup saluran pembuang limbah oli milik UD Arka Sinar Karawang yang dibuang ke Sungai Citarum.

Kapolres Karawang AKBP Slemet Waloya mengatakan, selain menutupan jalur limbah, persoalan pidananya tengah diproses. "Saat ini sedang proses penyelidikan dan penyidikan pidana, sedang menunggu hasil laboraturium yang dibuang ke Sungai Citarum," terangnya.

Tindakan ini menurutnya, sebagai bentuk peringatan bagi perushaan lain untuk tidak lagi membuang limbah ke Citarum. "Apabil ada, kita bersama Satgas Citarum akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terangnya.

Menurutnya, pihaknya akan terus bekerja bersama Satgas Citarum untuk menjamin agar tidak ada lagi yang buang limbah ke Sungai Citarum.

Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Endang Sumardi mengatakan, pihaknya akan mendorong Pemda Karawang, terutama Dinas Lingkungan Hidup agar terlibat melakukan tindakan prefentif, diawali melakukan sosialisasi dulu. "Kita akan sampaikan, kita surati. Kalau memang tidak bisa baik-baik, kita dorong DLHK mengambil keputusan dengan aturan yang berlaku," katanya, Selasa (7/8).

Endang menambahkan, pihaknya berkomitmen dengan kegitan yang melibatkan Citarum. Baik dari perushaan maupun masyarakat sendiri. Jangan sampai ada lagi yang buang limbah ke citarum karena membahayakan ekosistem. "Ini bentuk contoh kerjsama kita Kodim dan Polres, termasuk satgas citrum untuk memberikan peringatan kepada perusahaan lainya agar tidak membuang limbah ke citarum. Karena efeknya berbahaya bagi masa depan anak cucu kita," terangnya.

Selain merusak ekosistem, bau limbah menyengat dan membahayakan kehidupan. "Tidak ada lagi toleransi bagi perusahaan yang memang harus mengikuti aturan. Jika ada laporan kita cek, jika terbukti buang limbah kita akan tindak," tandasnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template