RSUD Genjot Kinerja Bagian Kebersihan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » RSUD Genjot Kinerja Bagian Kebersihan

RSUD Genjot Kinerja Bagian Kebersihan

Written By Admin Raka on Minggu, 12 Agustus 2018 | 16.00.00

TELUKJAMBE, RAKA - Masih banyak yang beranggapan kebersihan lingkungan dan kebersihan ruang-ruang di rumah sakit semata untuk tujuan estetika. Padahal kebersihan rumah sakit efektif mengurangi penyebaran infeksi di lingkungasn rumah sakit, selain mempercepat proses kesembuhan pasien.

"Banyak yang tidak mengetahui hubungan antara kebersihan lingkungan rumah sakit dan pengaruhnya terhadap kesehatan pasien, pengunjung dan para tenaga medis di rumah sakit. Padahal kebersihan rumah sakit amat berperan dalam upaya mempercepat kesembuhan pasien," ucap Hukmas dan Promkes RSUD Karawang H. Ruhimin, baru-baru ini.

Pasien yang sakit secara moril mengalami penurunan semangat untuk sehat. Seperti lampu lentera yang redup karena kekurangan bahan bakar, maka jika bahan bakarnya ditambah maka nyalanya akan kembali terang. Bahan bakar inilah yang disebut semangat pasien untuk kembali sehat. Karenanya jika lingkungan rumah sakit bersih secara moril akan memicu keinginan pasien untuk beraktifitas, minimal bergerak dan memiliki keinginan melakukan sesuatu. Pada saat keinginan itu muncul sama artinya semangat pasien itupun tumbuh. Semangat inilah yang menjadi obat selain obat yang diminum yang dapat menyembuhkan penyakit.

Untuk itu pula pihak RSUD begitu ketat menggenjot departemen kebersihannya meningkatkan kinerjanya. Seperti membersihkan kamar pasien dan ruang perawatan pasien agar aman dari infeksi kuman. Unit yang dimotori Cleaning Service itu dibawah naungan Bagian Rumah tangga RSUD Karawang. Para pekerja itu dilatih dan diberi wewenang untuk membersihkan lingkungan dan ruang-ruang di rumah sakit.

Bahkan guna mendukung upaya percepatan kesembuhan pasien, pihak rumah sakitpun hanya memperbolehkan satu orang yang diberikan identitas kartu nama atau ID card menjaga pasien. Begitu juga tamu pasien hanya satu diperbolehkan. Jika tamu pasien lebih dari satu, maka harus giliran. Mengingat data pasien RSUD Karawang sudah 221 orang menempati tempat tidur dalam arti hampir penuh dari 227 tempat tidur yang tersedia. "Paling dominan di ruang kelas 1 dengan kapasitas 10 tempat tidur dan VIP kapasitas 10 tempat tidur," jelas Ruhimin.

Fredi (33) warga Kecamatan Klari dan tengah menunggu keluarganya yang dirawat mengatakan peraturan RSUD Karawang kini cukup ketat, dan itu membuatnya tidak bisa asal keluar masuk kawasan rumah sakit, terlebih masuk ke ruang rawat inap. "Yang jelas ketika memang ada aturan enggak boleh lebih dari satu orang yang menunggui pasien, ya saya sebagai warga turutin saja, yang penting memberikan kenyamanan bagi keluarga saya juga yang lagi sakit," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template