Revitalisasi Pasar Cilamaya Jadi Jelas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Revitalisasi Pasar Cilamaya Jadi Jelas

Revitalisasi Pasar Cilamaya Jadi Jelas

Written By Admin Raka on Jumat, 03 Agustus 2018 | 15.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Setelah menempuh kajian analisis dampak lingkungan (AMDAL), kontruksi dan Mou, perjanjian Kerjasama (PKS) revitalisasi Pasar Cilamaya sudah resmi ditandatangani 20 Juni lalu. PKS yang berisi perjanjian waktu yang ditempuh dalam proses pembangunan, asuransi dan masa kontrak 20 tahun tersebut, disampaikan pengembang pemenang tender dari PT Barokah Putra Delapan di hadapan ratusan pedagang pasar Cilamaya, Kamis (2/8).

Disela-sela sosialisasi tersebut, Kasie Kerjasama dan Pembangunan Pasar Disperindag Karawang, Burhanudin, mengatakan proses menjelang pembangunan pasar ini sudah panjang perjalanannya sejak 3 tahun terakhir. Seperti diketahui, karena kondisi pasar sudah tidak layak dan menjadi keprihatinan maka revitalisasi itu merupakan hal yang seharusnya dilakukan.

Namun, kembali lagi, karena keterbatasan anggaran yang ada di Pemkab Karawang, maka kegiatan pembangunan pasar ini dikerjasamakan dengan swasta atau pengembang. Mou yang dibuat adalah dari hasil seleksi baik kajian, amdal dan konstruksinya, maka Disperindag mengajukan lelang, bukan dengan penunjukan langsung. Dalam proses itu, pemenang hasil tender adalah PT Barokah Putra Delapan.

Seterusnya, lanjut Burhanudin, dibuatlah Perjanjian Kerja Sama (PKs) dan sudah terbentuk dan disetujui dua belah pihak pada 20 Juni yang ditandatangani Pemkab dengan Dirut Perusahaan tersebut, maka setelah PKS ini dilangsungkan berarti otomatis pasar ini menjadi tanggungjawab PT Barokah untuk melaksanakan setiap pelaksanaannya, dimana dalam PKS tersebut, Disperindag memberikan keleluasaan waktu 2 tahun untuk PT yang bermarkas di Bekasi ini, menjalankan kegiatan dan proses revitalisasi pasar Cilamaya. Dan kalau sampai 2 tahun pembangunan masih belum juga rampung, maka Disperindag akan mengevaluasinya. " PKS sudah disepakati dua belah pihak, tinggal selangkah lagi prosesnya, dan menjadi wewenang pengembang, dalam hal ini PT Barokah Putra Delapan," katanya.

Kaitan poin-poin relokasi sementara sambung Burhanudin, itu menjadi tanggungjawab PT Barokah. Bahkan, pengembang sudah sepakat bahwa tidak ada biaya yang akan dibebankan pada pedagang alias semuamya gratis. Tinggal nanti semuanya bermusyawarah terkait teknis relokasi yang harus dikoordinasikan bersama para pedagang, mantri pasar dan UPTD secara bertahap. Bagi yang sudah siap, maka dipindahkan dan lainnya terus menyusul. "Walaupun jadi wewenang PT, kita tetap monitor pedagang, baik kebersihan dan keamanannya," katanya.

Dirut PT Barokah Putera Delapan, H Sobari mengatakan, soal kepastian waktu pembongkaran, tentu saja pihaknya akan terus bermusyawarah bersama para pedagang,  karena saat ini, pihaknya harus membangun dulu tempat sementara atau relokasi bagi para pedagang pasar Cilamaya dan membutuhkan waktu dua bulan menyelesaikan TPS tersebut. Jika sudah selesai, maka secara bertahap pedagang akan dipindahkan sesuai zona yang diinginkannya, proses ini ia gratiskan.

Barulah sebut Sobari,  setelah semua dikosongkan bangunan pasar langsung dilakukan pembongkarannya. Ia diberi waktu membangun pasar Cilamaya dua lantai ini selama dua tahun dengan pengelolaan sampai dengan 20 tahun sebagaimana yang ditandatangani dalam PKS, jadi selama 20 tahun bangunan menjadi tanggungjawabnya, kalau sesekali ada kerusakan dan lainnya. Bahkan, pedagang juga tidak usah memikirkan asuransi, karena khusus bangunan atau gedungnya asuransi ditanggung pihak perusahaan. " Kita mau bangun dulu tempat relokasi, setelah selesai maka pedagang siap relokasi ke zona-zona yang sudah disiapkan, setelah semuanya kosong baru pembongkaran kita lakukan," Katanya.

Camat Cilamaya Wetan, Drs H Hamdani mengatakan, proses panjang pasar Cilamaya sudah berlangsung lama jelang revitalisasi. Semoga, dengan sosialisasi dari Pengembang, sedikit memberi pengetahuan soal waktu dan tahapan revitalisasi pasar Cilamaya. Jadi jangan katakan lagi pelaksanaan revitalisasi pasar Cilamaya itu tidak jelas, karena tahapan dan skema kontruksi nantinya akan di copy dan diketahui masyarakat pasar.

Kalau ada keberatan soal tempat relokasi dan lainnya, silahkan di musyawarahkan lagi dengan baik. Dengan kata lain sebut Camat, proses pembangunan harus etap jalan, dan setiap tahapannya ia harapkan selalu komunikasi dan bermusyawarah. "Segala sesuatu harus dilakukan dengan musyawarah, sosialisasi dari Pengembang ini setidaknya sudah bisa menemukan titik terang pengetahuan pedagang kaitan waktu revitalisasi," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template