Reses Bukan Kampanye - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Reses Bukan Kampanye

Reses Bukan Kampanye

Written By Admin Raka on Selasa, 28 Agustus 2018 | 11.00.00

PURWAKARTA, RAKA– Masa reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta, diduga dimanfaatkan untuk kampanye jelang pemilihan umum legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Direktur Lembaga Kajian Strategis Kebijakan dan Pembangunan (eLKAP) Purwakarta Annas Ali Hamzah menduga, reses dijadikan ajang kampanye terselubung para anggota dewan yang mencalonkan kembali pada Pileg 2019. “Kegiatan reses anggota DPRD Purwakarta yang digelar menjelang Pileg 2019, diduga hanya jadi acara bagi-bagi duit receh, berbau kampanye terselubung. Secara subtantif dianggap belum bisa menyentuh nilai-nilai konstruktif, terhadap peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, dimana reses dilakukan,” ujarnya, Selasa (28/8).

Menurut  itu, jika kegiatan reses benar-benar optimal dalam menjaring aspirasi, tentu akan berdampak pada kinerja anggota dewan itu sendiri. “Lihat saja kinerja DPRD Purwakarta hari ini, mereka lebih banyak plesir yang dibalut bimtek atau kunker. Padahal kualitas dewan itu menjadi tolak ukur keberhasilan masyarakat pada pemilu sebelumnya. Masyarakat harus punya bukti komparatif antara dewan yang lalu, saat ini dan ke depan,” kata Annas.

Idealnya, reses tidak hanya dijadikan simbol atau acara seremonial saja. Masyarakat mesti kritis dan wajib mempertanyakan apa tugas dan fungsi dewan selama ini. “Karena pada kesempatan inilah komunikasi dua arah berjalan, antara dewan dan konstituen, berbincang tentang pertanggungjawaban kinerja sebagai wakil rakyat selama menjabat,” tuturnya.

Diteruskannya, masyarakat juga wajib mengawal keberlangsungan kegiatan rutin itu, jangan sampai masa reses hanya dijadikan waktu istirahat belaka. Jelas perlu dipantau sebab tidak sedikit duit negara yang dipakai untuk reses. “Ini pun menjadi momentum bagi dewan dalam mengembalikan citranya yang selama ini dianggap negatif, sehingga ada klarifikasi dan sekaligus terjadinya proses pendidikan politik kepada masyarakat,” kata Annas.

Selain itu, perlu diketahui bahwa dana reses itu ada dan harus jelas peruntukannya untuk apa, yang jelas dianggarkan pemerintah. “Jika rasional kita tidak perlu mempermasalahkannya, tapi jika anggaran itu dipakai tidak sesuai dengan seharusnya maka kita wajib mempertanyakan tanggung jawab mereka, jika perlu tuntut agar anggaran ke depan diminimalisir. Harus seimbang antara kinerja dewan dan produktifitas mereka terhadap tupoksinya,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Neng Supartini, menuturkan, setiap reses anggota DPRD memang selalu turun langsung ke konstituen, jadi tidak ada kepentingan kampanye. "Tiap reses juga sama seperti itu. Karena reses itu janji kita kepada pemilih atau konstituen," singkat Neng. (pj/aga/ris)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template