Reka Ulang Peristiwa Rengasdengklok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Reka Ulang Peristiwa Rengasdengklok

Reka Ulang Peristiwa Rengasdengklok

Written By Admin Raka on Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14.15.00

RENGASDENGKLOK, RAKA- Cerita Proklamasi Kemerdekaan RI di Karawang dan Cirebon, warga Karawang menggelar reka ulang upacara kemerdekaan 16 Agustus di Kantor Kewedanaan Rengasdengklok. Puluhan pemuda dari berbagai komunitas berpartisipasi dalam reka ulang itu. sejumlah pelajar, komunitas budaya, organisasi pemuda bahkan klub motor turut hadir memeriahkan acara tersebut.

Kegiatan ini dilakukan, untuk mengingatkan sejarah penting kemerdekaan Indonesia. Reka ulang dimulai dari peristiwa penurunan bendera Jepang, 16 Agustus 1945 di Rengasdengklok. "Reka ulang ini untuk merawat ingatan. Supaya mengenang perjuangan orang tua kita," kata pengurus Forum Pemuda Rengasdengklok, Husein Sinatria Galuh, Kamis (16/8).

Dalam kegiatan ini, lanjut Husein, ada beberapa acara seperti peluncuran buku Rengasdengklok Undercover, pemutaran film dokumenter Sejarah Rengasdengklok, rekontruksi peristiwa 16 Agustus 1945 yakni penurunan bendera Jepang, dan pameran dokumentasi lampau Karawang dan Rengasdengklok. "Dalam kegiatan, sejumlah masyarakat dari berbagai elemen terlihat antusias menyaksikan serangkaian acara yang disajikan oleh penyelenggara. Bahkan, peserta yang datang bukan hanya dari Karawang, namun dari berbagai daerah luar Karawang. Ada dari Purwakarta, Jakarta, Yogyakarta dan juga Banjarmasin," tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung dari jam 8 pagi hingga 8 malam ini, telah menyedot perhatian warga Rengasdengklok. Pasalnya, kegiatan dilaksanakan di kantor Kewedanaan Rengasdengklok yang terbengkalai. Masyarakat Rengasdengklok tidak mengira, bangunan yang dinyatakan sebagai rumah kosong ternyata bisa serupa museum. "Proses pelaksanaan sudah dipersiapkan selama 3 bulan. Dari mulai persiapan materi sejarahnya, hingga peremajaan kantor Kewedanaan Rengasdengklok. Anggaran didapat dari hasil donasi rekan-rekan pemuda Karawang dan Rengasdengklok," ucapnya.

Selain itu, lanjut Husein, kegiatan ini juga bertujuan sebagai ajang silaturahmi demi mempersatukan seluruh elemen ,organisasi, komunitas kepemudaan di Rengasdengklok yang di dukung juga oleh Karang Taruna Kebulatan Tekad Rengasdengklok, Karawang Guyub, Masyarakat Karawang Bersatu, Komunitas Kasundaan Bale Hideung dan beberapa lainnya. "Kami bersama-sama mendesak Pemkab Karawang untuk bisa memberikan status cagar budaya (BCB) terhadap kantor Kewedanaan Rengasdengklok. Adapun poin desakannya adalah pertama segera menetapkan status BCB terhadap bangunan kantor Kewedanaan Rengasdengklok. Kedua menjadikannya sebagai museum, yang memberikan edukasi kepada masyarakat Rengasdengklok," tegasnya.

Di tempat yang sama, ketua Komunitas Baca Rengasdengklok, Nurul Ilmi menambahkan, kegiatan ini juga memiliki tujuan untuk mengembangkan minat baca terhadap masyarakat khususnya di Rengasdengklok. "Karena tidak bisa kita pungkiri generasi saat ini banyak sekali yang tidak mengetahui sejarah seutuhnya bahkan tentang Rengasdengklok," pungkasnya. (asy)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template