PT IKB Dituding Ingkar Janji - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PT IKB Dituding Ingkar Janji

PT IKB Dituding Ingkar Janji

Written By Admin Raka on Selasa, 28 Agustus 2018 | 18.30.00

KARAWANG, RAKA - Warga Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur menutup akses lalulintas menuju PT Innovindo Kreasi Bersama di Karawang Sentra Bizhub (KSB) sebagai ungkapan tidak puas terhadap sikap perusahaan itu yang dinilai mengabaikan kesepakatan pembangunan sejumlah infrastruktur di desa tersebut. Akses itu baru dibuka setelah datang aparat kepolisian.

Tokoh masyarakat Desa Telukjambe Haryadi menyampaikan kedatangan warga ke KSB bukan tanpa sebab melainkan mepertayakan komitmen bersama yang telah dibuat pada bulan Maret 2018 lalu. "Kita mau ketemu dengan pihak perusahaan, karena mereka berjanji bulan enam itu akan melaksanakan komitmen-komitmennya. Seperti penanggulangan banjir," tandas Haryadi, Senin (27/8).

Untuk itu, sebelumnya bahkan terang Hariyadi, pihaknya sudah lakukan penyuratan juga soal penyodetan, panel miring dan miringnya yang terjadi bukan ke perusahaan tetapi ke lingkunagan masyarakat. "Sementara ini baru soal lampu PJU saja yang sudah di-ACC, dan itupun baru kemarin yang dipasang sedangkan janjinya pada bulan enam," katanya di lokasi aksi.

Kata Haryadi, bukan hanya persoalan kemasyarakat atau sosial yang dipertayakan kepada pihak perusahaan, tetapi soal masih minimnya perekrutan tenaga kerja saja dinilai masih minim. "Kesempatan bekerja masih minim, yang kerja di sana lebih banyak yang dari luar desa, jadi masyarakat riskan dengan tuntutan yang belum terlaksana ini. Pada saat musim hujan kita selalu kebanjiran, padahal kita punya SDN 1 Telukjambe, kalau hujan itu kebanjiran airnya limpahan dari perusahaan," katanya.

Hal lainya juga disampaikan Haryadi soal Amdal perusahaan, yang sampai saat ini diketahui warga belum memiliki kejelasan secara sah. "Kami pertanyakan masalah amdalnya, setahu kita amdalnya baru proses tapi mereka sudah melaksanakan kegiatan. Amdal belum selesai jadilah konplik ini. Adanya perusahaan disini bukan bisa mensejahterakan tetapi malah semakin membuat kami waswas," terangnya.

Karenanya Hariyadi menyarankan agar pihak perusahaan menyelesaikan amdalnya dulu sehingga saat beroperasi tidak membuat merugikan masyarakat. "Tuntutan kami dari maret 2018, mereka janji bulan 6 selesai semua, tapi sampai bulan ini hanya lampu PJU yang terealiasi. Padahal kita sudah 4 kali pertemuan namun pengelola hanya bisa bilang sabar pak, tidak ada waktu dan keputusan pastinya yang disampaikan," paparnya.

Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Ahmad Mulyana SH mengatakan jika penegakan hukum itu bisa dilakukan secara gampang tetapi tidak bisa dengan cara cepat. "Saya disini harus bisa mengayomi semuanya, tidak emosional seperti ini, kita tunggu dulu mereka minta waktu, yang terpenting kita semuanya kondusif, apa yang kita inginkan dengan duduk bareng akan lebih enak, lebih nyaman. Tidak harus dengan arogansi, kalau semuanya bersi keras maka resikonya ada didua belah pihak," terangnya.

Saat Radar Karawang mengklarifikasi demo warga kepada perusahaan petugas di perusahaan tersebut cuma mengatakan harus ke Jakarta terlebih dulu. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template