Proyek 'Sangkuriang' Bakal Sedot Rp14 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Proyek 'Sangkuriang' Bakal Sedot Rp14 Miliar

Proyek 'Sangkuriang' Bakal Sedot Rp14 Miliar

Written By Admin Raka on Sabtu, 25 Agustus 2018 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Pendopo Lapang Karangpawitan tampaknya akan benar-benar dirombak total. Pemkab Karawang saat ini telah menyiapkan anggaran Rp7 miliar untuk pembangunan fasilitas tersebut.

Awal bulan depan, pembangunan akan dimulai dengan meratakan pendopo yang dibangun pada era Bupati almarhum Achmad Dadang yang berkuasa pada tahun 2001-2005. Selain itu, lapang basket dan bola voli akan turut dibongkar.

Kepala Bidang Pembangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang M Choirul AT mengatakan, tahapan pembangunan dimulai dari penghapusan aset. "Panitianya bukan kita. Kita buat surat mohon untuk dihapuskan. Nanti bagian aset menghapus bangunannya. Itu kan bangunan milik negara, jadi harus dihapus dan didaftarkan. Dan kita akan lakukan pembangunannya. Dirombak dari nol," katanya usai olahraga pagi di lingkungan kantor Pemkab Karawang, Jumat (24/8).

Choirul mengakui jika proses lelangnya sampai saat ini belum selesai, namun pihaknya menargetkan jika proses itu akan selesai pada 2 sampai 3 hari mendatang. "Lelang sudah hampir selesai, dua tiga hari ini akan keluar," ujarnya.

Adapun bocoran yang disampaikan Choirul, nantinya bagian depan Lapangan Karangpawitan yang saat ini ada pendoponya itu, akan dibongkar dan dibangun kembali dengan lebih menjorok ke dalam karena akan ada jalur pedestrian. "Diutamakan salah satunya ada kolam anak. Nantinya lapangan basket dan voli dibongkar, tapi mundur, sebab adanya rencana pedistrian kayak di Bandung. Jadi aga ke dalam. Nantinya dibuatkan tempat duduk orang kurang lebih mencapai 2,5 meter sampai 3 meter," paparnya.

Soal biaya pembangunan tersebut, Choirul mengaku, Dinas PUPR hanya menyanggupi tidak lebih dari Rp10 miliar untuk tahun ini. "Kurang lebih Rp7 miliar tahun ini anggarannya. Semuanya Rp14 miliar. Kita hanya bisa merencanankan kalau selesai atau tidaknya tidak tahu, yang pasti target saya September sudah mulai pembangunan. Insy Allah empat bulan saya suruh 'sangkuriang' pengerjaannya," paparnya.

Dia menambahkan, tahun ini pihaknya tidak mau kecolongan lagi seperti pembangunan yang sudah-sudah. Sehingga pemda punya utang kepada pemborong. "Sekarang kontraknya itu pembayaran langsung berdasarkan hasil pekerjaan. Apabila tidak diselesaikan maka pemda tidak punya utang. Seperti kasus-kasus sebelumnya dan di tahun-tahun sebelumnya, pemborong bisa nagih setiap bulan. Kalau mau dibayar itu juga," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template