Potensi Kecurangan Pilkades Terbuka Lebar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Potensi Kecurangan Pilkades Terbuka Lebar

Potensi Kecurangan Pilkades Terbuka Lebar

Written By Admin Raka on Rabu, 29 Agustus 2018 | 16.16.00

KLARI, RAKA - Penyelenggaraan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan digelar di 67 desa se-Kabupaten Karawang nampaknya masih banyak kekurangan. Pasalnya para bakal calon yang sudah mendaftarkan diri seolah dibebaskan untuk melakukan berbagai manuver untuk meraih simpati masyarakat.

Bagaimana tidak, karena tidak ada kejelasan kegiatan apa saja yang termasuk dalam kategori pelanggaran atau bahkan sanksi yang akan diterima jika melakukan pelangaran.

Atas hal tersebut tokoh masyarakat Klari, Penot mengaku pelaksanaan pilkades terasa jangal. "Aturan mainnya harus jelas, jangan sampai para bacalon kades bebas melakukan apa yang mereka inginkan," kata Penot yang merupakan warga Desa Curug, Kecamatan Klari.

Ia menyampaikan, dalam pemilihan bupati, pemilihan legislatif jelas dibedakan antara pihak penyelenggara dengan pihak pengawas. Sementara dalam pelaksanaan pilkades hanya dibentuk panitia 11 saja. "Ini akan memudahkan para balon atau calon kades untuk bermain. Terus potensi panitia melakukan keberpihakan cukup tinggi," katanya.

Karena, pelaksana, maupun pengawas timnya itu-itu juga, sehingga saat ada kompromi politik maka seberat apapun pelanggarannya akan bisa selesai dengan obrolan. "Kalo pilegkan ada pelangaran bias ditindak, bahkan sampai pidana, kalo pilkades apa coba sanksinya," tanyanya.

Padahal seharusnya pelaksanaan pilkades menjadi cerminan atas berjalannya pesta demokrasi sampai level masyarakat paling bawah. "Harusnya jadi pembelajaran demokrasi yang maksimal bagi warga (saat pilkades)," harapnya.

Sementara belum ada pernyataan resmi dari Camat Klari maupun dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang berkaitan dengan poin-poin yang masuk dalam kategori pelanggaran pilkades dan apa saja sanksinya.

Sementara salah satu panitia pilkades di Kecamatan Klari, tepatnya Ketua Panitia Pilkades Duren Aang Ali Fauzan menyampaikan, yang menindak pelanggaran balon kades adalah panitia. "Di Pilkades gak ada panwasnya, kalo ada pelanggaran kami yang tindak," ujarnya.
Meski demikian, sejauh ini di desanya belum ada temuan pelangaran Pilkades. Jikapun ada, menurutnya, sanksinya hanya sebatas teguran secara tertulis. "Sanksinya teguran atau peringatan tertulis kepada calon," tambahnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template