Pilkades Pakai Dana Talangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pilkades Pakai Dana Talangan

Pilkades Pakai Dana Talangan

Written By Admin Raka on Rabu, 15 Agustus 2018 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Pemilihan Kepala Desa yang akan dilaksanakan pada bulan November mendatang, mendapat dukungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Karawang.
Wakil Ketua DPRD Karawang Ajang Sopandi menyebutkan, selain Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang bertanggung jawab atas terlaksananya Pilkades 2018, DPRD juga mendukung terselenggaranya pesta demokrasi yang digelar di 67 desa yang digelar secara serentak tersebut.

Saat meninjau pelaksanaan pelayanan satu atap terhadap para bakal calon kepala desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karawang, Selasa (14/8), Ajang Sopandi memastikan, pelaksanaan pemilihan kepala desa di 67 Desa se-Karawang tetap bisa digelar tahun ini, sekalipun tidak teranggarkan dalam penyusunan anggaran tahun 2018. "Dana Pilkades pakai dana talangan, karena Pilkades pada tahun 2018 tidak dianggarkan. Makannya pelaksanaan ini harus pakai dana talang," ujarnya kepada Radar Karawang.

Disebutkan Ajang, baik eksekutif maupun legislatif harus bertanggung jawab ketika masa jabatan kepala desa habis. Karena itu harus dilaksanakan pemilihan kepala desa. "Karena di sebuah desa jangan lama ada kepala desa yang tidak definitif, jadi harus secepatnya punya kepala desa yang definitif," imbuh politisi Gerindra itu.

Soal pelaksananan pemilihan kepala desa yang akan menghabiskan anggaran Rp 7,9 miliar, menurutnya bisa didanai oleh dana pribadi yang nantinya dianggarkan. "Dana talang bisa dilakukan perorangan, dan bupati yang mencari dana talang," ujarnya.

Menurutnya, anggaran tahun 2018 sudah tidak bisa diutak-atik lagi, meskipun menggunakan anggaran perubahan. "Sekarang yang sudah ada itu pake e-planing, jadi sudah tidak bisa diotak-atik soal anggaran,' jelasnya.

Diakuinya, yang menjadi persoalan sebelumnya adalah waktu pembahasan anggaran tahun 2018 tidak dianggarkan, padahal seharusnya dianggarkan. "Maka pilkades tanggung jawab semua, legislatif dan eksekutif. Sebab sekarang sudah mulai pendaftaran, masa anggarannya tidak didukung? Semuanya harus dukung, sebagai wakil rakyat harus mendukung," ujar mantan Kades Cibalongsari itu.

Ajang lagi-lagi menambahkan, semuanya harus bersepakat pemilihan kepala desa digelar tahun ini karena perbupnya juga sudah ada. "Mudah-mudahan pelaksanaan pilkades bisa dilaksanakan dan Bupati juga harus bertanggung jawab, sebagai pemangku pimpinan di Karawang. Masa sudah di jadwalkan tidak jadi, emangnya pemerintahan apa," lanjutnya seraya tertawa.

Namun yang pasti lanjut Ajang, soal aturan yang ada akan pelaksanaan pilkades tahun itu penting sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, Sehingga tidak ada yang melanggar hukum. "Dana talang bisa macam-macam. Bupati bisa saja segitu mah kecil ah. Untuk bupati kecil, kalau kita cari Rp 8 miliar waduh," terkekeh-kekeh.

Untuk itu tandas Ajang, semuanya harus memberikan solusi, bukan mempersoalkan masalah dana dan lainnya. "Legislatif itu keputasannya kolektif kolegial. Untuk pribadi saya sangat mendukung sekali. Saat ini kita berbicara solusi untuk pemilhan kepala desa, sehingga bisa berjalan di tahun ini. Masa harus kosong jabatan kepala desanya," pungkasnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template