Petani Cilamaya Sodet Bendungan Muara agar Bisa Dapat Air - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Cilamaya Sodet Bendungan Muara agar Bisa Dapat Air

Petani Cilamaya Sodet Bendungan Muara agar Bisa Dapat Air

Written By Mang Raka on Senin, 06 Agustus 2018 | 16.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Petani Desa Muara dan Cilamaya ramai-ramai membuat saluran cacing sebagai aliran air agar bisa sampai ke sawah-sawah mereka. Aksi itu dilakukan setelah Bendungan Karet di perbatasan kedua desa itu pecah hingga membentuk sobekan lebih dari 20 meter.

"Selama ini sawah di Desa Cilamaya dan Desa Muara mengandalkan air dari sumber Bendungan Karet. Tapi sejak bendungannya jebol petani kebingungan karena tidak ada lagi air yang sampai ke sawah mereka," tutur Kades Muara Iyos Rosita, Minggu (5/8).

Dikatakan kades, sawah-sawah di Desa Cilamaya dan Muara memang mengandalkan bendungan yang menampung air saat hujan. Air itu selalu cukup mengairi sawah di kedua desa itu meski musim kemarau. Makanya, setelah bendungan itu jebol, lanjut kades petani mau tidak mau gorol membuat saluran cacing untuk membuat saluran tersier demi lancarnya air masuk ke golongan hilir tersebut.
"Bendungan Karet pecah semingguan terakhir dengan sobek 20 meter lebih. Akibatnya air dalam bendungan terbuang ke luar sebelum sampai ke sawah petani," ucap kades dan mengatakan ada sekitar 550 hektare sawah bergantung kepada air bendungan itu. Atas dasar itu, demi tanaman yang bisa terselamatkan di golongan air 5 dan 6 tersebut, para petani membuat saluran baru untuk memperlancar air masuk sawah.

Iyos sendiri mengatakan upaya yang dilakukan petani itupun tetapi dibantu mesin pompa air yang dipinjamkan Kodim. Kades menduga jebolnya bendungan karet itu lantaran karet yang melapisi bagian bendungan yang memang rusak itu sudah getas dan sobek 20 meter. "Lebih jauh Iyos menambahkan, bendungan yang menjadi kebanggan petani untuk mengatur arus air sawah tersebut, memang sudah waktunya diperbaiki," katanya.

Untuk itu, bendungan karet tersebut, sambung Iyos, diharapkan bisa mendapat perhatian serius dari Pejabat terkait, agar kondisinya kembali normal. Sebab, jika masih dibiarkan rusak, bendungan ini berpotensi banjir besar ketika memasuki musim penghujan. "Kita gorol saja bareng petani bikin saluran cacing. Walaupun pompa air yang kita pinjam dari Markas Kodim harus menggunakan swadaya petani operasionalnya," pungkas Iyos. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template