Pertigaan Rawan Macet Wajib Lampu Merah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pertigaan Rawan Macet Wajib Lampu Merah

Pertigaan Rawan Macet Wajib Lampu Merah

Written By Admin Raka on Rabu, 29 Agustus 2018 | 16.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Selain pertigaan Perumnas Telukjambe titik rawan macet yang terus dikeluhkan pertigaan mall resinda, persis di perlintasan Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur. Dua titik ini bukan saja rawan macet tetapi juga rawan kecelakaan. Terkait itu, Dinas Perhubungan sendiri sudah menjanjikan untuk mengajukan pemasangan lampu merah pada anggaran perubahan 2018.

"Memang, jalur Interchange Karawang Barat belum sepenuhnya dilakukan pemasangan lampu merah. Nanti akan dicoba digulirkan pada anggaran perubahan," ucap Kepala Dinas Perhubungan Arief Bijaksana Maryogo, belum lama inu. Bahkan selain dua titik itu, dinas inipun sudah memetakan pertigaan KIIC untuk pemasangan rambu-rambu lalulintas tersebut. Tidak cuma lampu merah Dishub juga akan memasang marka-marka jalan disepanjang Jalan Interchange Karawang Barat.

Seperti sebelumnya diinformasikan minimnya rambu-rambu lalulintas kerap menjadi alasan kemacetan. Seperti terjadi di perempatan Telukjambe dan sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Telukjambe Timur, alasan tidak adanya lampu merah dikeluhkan sebagai penyebab masalah lalulintas di ruas-ruas tersebut, selain rendahnya disiplin lalulintas pengendara.

"Mestinya ada lampu merahnya supaya pemakai jalan tidak saling rebutan mendahului sehingga membuat jalanan macet," ujar Kusnodo (33) warga Desa Purwadana. Kusnodo menambahkan macet paling parah biasa berlangsung di jam sibuk pagi dan sore. Untungnya, kata dia, pada jam-jam itu polisi selalu melakukan rekayasa jalan, sehingga kemacetannya bisa terurai.

Sementara Yasa (38) warga Kampung Bubulak, Desa Telagasari, sependapat jika lampu merah itu bukan saja untuk kebutuhan saat ramai saja, tapi untuk kondisi jalan tengah sepi. Diakuinya, diruas itu tidak jarang terjadi rebutan jalan untuk saling mendahului. Kalau di pagi hari pengawasan bisa di pantau polisi dan sore hari juga, akan tetapi di jam-jam lengang, tidak jarang terjadi rebutan dan sering memicu terjadinya pertengkaran.

"Perempatan Telukjambe ini merupakan titik sentral kalau menurut saya, karena jalan itu merupakan jalan penting mau masuk ke tol dan keluar tol Karawang Barat. Malah kadang kan pengguna jalan bukan saja orang sini sehingga tidak tahu kondisi lalulintasnya. Makanya, menurut saya kalau diberi lampu merah, itu bisa minimalkan kemacetan," ucapnya.

Sudah seharusnya pertigaan-pertigaan rawan macet itu dibangunkan lampu merah. Rambu-rambu itu penting banget untuk menertibkan pengendara yang saling berebutan melintas duluan, sehingga sering mengakibatkan kemacetan. (ari)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template