Pejabat Tidur Nyenyak, Pak Dewan Main Hape - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pejabat Tidur Nyenyak, Pak Dewan Main Hape

Pejabat Tidur Nyenyak, Pak Dewan Main Hape

Written By Mang Raka on Selasa, 21 Agustus 2018 | 11.00.00

KARAWANG, RAKA - Entah karena begadang atau menganggap rapat paripurna DPRD Kabupaten Karawang tidak penting, yang jelas para pejabat pemkab hingga anggota dewan terlihat tidak fokus.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang, rata-rata yang hadir dalam rapat paripurna yang digelar pukul 13.00 WIB, Kamis (20/8) kemarin, lebih sibuk main handphone. Sebagian bahkan terlihat nyenyak tidur. Padahal agenda rapat tersebut cukup penting. Yaitu persetujuan dan penetapan rancangan kebijakan umum (KU) APBD dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2019, pembentukan panitia khusus Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, perubahan komposisi fraksi dan alat kelengkapan dewan dari Partai Golkar, serta penyampaian nota pengantar rancangan perubahan KU APBD dan PPAS tahun anggaran 2018.
Salah satu pejabat yang terlihat tidur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang Dedi Ahdiat enggan memberikan alasan kenapa dirinya tertidur saat menghadiri rapat paripurna. "Sudah waktunya salat asar, ke kantor saja konfirmasinya," ujarnya kepada Radar Karawang.
Ditanya soal para pejabat yang tidak fokus rapat, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta laporan siapa saja oknum pejabat yang tidur saat pelaksanaan rapat paripurna. "Coba laporin siapa saja yang bermain HP. Laporin ke aku, yang pasti kalau aku sih tataran dinas, mereka laporin ke kita, kita akan tegur secara tertulis. Gak ngerti-ngerti, kita akan tegur lagi," ujarnya.
Nada lain disampaikan Ketua DPRD Karawang Toto Suripto. Menurutnya anggota dewan bermain HP karena sudah zamannya. "Ini sudah zamannya, tapi seyakin yakinnya bukan tidak fokus, mungkin karena memang ada yang harus dibalas. Kadang dewan ada WA dari masyarakat. Kalau dibalas salah, tidak dibalas salah," katanya.
Ia melanjutkan, pesan singkat yang disampaikan masyarakat melalaui WA atau SMS harus direspon oleh dewan. Jadi bukan berarti saat rapat paripurna mereka malah asyik masin handphone. "Intinya itu bagian respon kepada masyarakat membalas apa yang disampaikan kepada temen-temen dewan, bukan main WA. Bagi saya wajar-wajar saja," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template