Pedagang Bendera Mau Diusir dari Trotoar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pedagang Bendera Mau Diusir dari Trotoar

Pedagang Bendera Mau Diusir dari Trotoar

Written By Admin Raka on Kamis, 02 Agustus 2018 | 16.15.00

KARAWANG, RAKA - Aksi penjual bendera di trotoar sepanjang Jalan Ahmad Yani akhirnya membuat gerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Penegak Perda K3 itu langsung mengultimatum para pedagang supaya hengkang dari trotoar jalan.

"Pedagang bendera jalan melakukan transaksi di fasilitas umum. Jika itu tetap dilakukan kita akan turunkan anggota patroli," tandas Kasatpol PP Asip Suhendar kepada Radar Karawang, Rabu (1/8) di ruang kerjanya.

Asip tidak menampik, memang masih banyak masyarakat yang belum memahami fasilitas-fasilitas yang tidak boleh jadi tempat berjualan. Sebagian masyarakat masih beranggapan selama tidak ada tanda larangan maka tempat itu bisa dijadikan lokasi berjualan. Apalagi kalau sekedar jualan bendera yang cuma digantungkan seperti jemuran. Padahal, apapun jenisnya selama barang jualannya berada di fasilitas umum tetap tidak diperbolehkan.

"Berdagang diatas trotoar jangan, apapun alasannya, karena trotoar itu fungsinya untuk pejalan kaki bukan tempat berjualan. Kita akan turunkan anggota melakukan penertiban, jika masih ada yang memanfaatkan trotoar jalan untuk berjualan," tegas Asip. Dia memberi kesempatan kepada pedagang bendera yang masih memanfaatkan trotoar jalan 1x24 jam untuk mengemas dagangannya.

Asip menambahkan sesuai peraturan daerah no 6 tahun 2011 Jo perda no 4 tahun 2015 tentang trotoar dan bahu jalan itu bukan untuk berjualan dan mendirikan lapak pedagang kaki lima (PKL). Jika hal itu dilakukan maka sanksinya bukan lagi uang tetapi penjara. "Sanksinya pidana kurungan penjara," tegas Asip.

Disampaikan Asip juga, sekalipun para pedagang bendera itu yang masuk dalam kategori usaha kecil menengah (UKM), namun tegaskannya jika menyalahi aturan maka siap-siap untuk menerima sanksi dari aturan yang ada. "Kita tahu meraka pedagang UKM, berdagang itu memang usaha tetapi tidak harus di fasilitas umum yang akhirnya mengganggu ketertiban, keamanan dan keindahan kota," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template