Mahasiswa KKN Temukan Warga Kutaraja Derita Tumor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mahasiswa KKN Temukan Warga Kutaraja Derita Tumor

Mahasiswa KKN Temukan Warga Kutaraja Derita Tumor

Written By Admin Raka on Kamis, 09 Agustus 2018 | 16.30.00

KUTAWALUYA, RAKA- Bukan hanya seremonial saja, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa harus menjadi satu karya nyata yang dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat atau desa yang ditempati.

Seperti yang dikatakan Nia Kurniawati, mahasiswi Unsika Fakultas Hukum yang berada di pos pemberdayaan keluarga Desa Kutaraja, Kecamatan Kutawakuya. 4 bidang yang ditugaskan pihak kampus kepada mereka harus dilaksanakan dengan baik, diantaranya dalam bidang kesehatan. Program bidang kesehatan ini, mahasiswa membantu Atang yang menderita penyakit tumor ganas. "Tugas kita bukan hanya di bidang kesehatan. Tapi dalam hal ini kita bantu mereka yang membutuhkan. Apalagi dengan kedatangan kita, keluarga Atang merasa ada harapan baru," ujar mahasiswi semester 7 ini.

Selain bidang kesehatan, 3 bidang lainnya yaitu bidang lingkungan, pendidikan, dan ekonomi. Setelah melakukan sensus ke pelosok, dirinya mendapati wanita setengah baya menceritakan penyakit yang diderita suaminya. Setelah di lakukan pendataan, mahasiswa KKN tersebut berinisiatif membantu sebisanya dengan cara berkomunikasi dengan para relawan. Khususnya relawan Kang Jimmy. "Dibantu aparat desa mengurus administrasinya, kita upayakan agar Atang bisa diberi penanganan kesehatan," katanya.

Sebelumnya, lanjut Nia, Atang yang menderita tumor ganas di bagian dada sebelah kanan sempat dibawa ke RSCM oleh pihak desa. Namun, akibat keterbatasan biaya, meskipin keadaan penyakitnya belum menampakan perubahan, dengan terpaksa Atang kembali dibawa ke kediamannya. "Karena butuh biaya lebih juga," terangnya.

Sementara, kabar terakhir Pak Tatang telah kembali dirujuk oleh beberapa tim relawan. Termasuk relawan Kang Jimmy untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Menurut Kepala Desa Kutaraja, H Ombi Nestim mengaku, telah maksimal membantu penyembuhan Atang mulai dengan merujuknya ke puskesmas hingga ke-RSCM. Namun keluarga  Atang mengaku tidak mampu meskipun hanya sekedar biaya untuk menunggu di RSCM. "Kita sudah upayakan sebelumnya, tapi keterbatasan biaya," katanya.

Sementara menurut keponakan Atang, Safa, keluarga Atang memang dinilai sangat minim dalam hal ekonomi. Karena status pekerjaannya yang hanya sebagai buruh tani. "Saya harap bisa secepatnya sembuh setelah dapat pertolongan dari para relawan. Dan menghaturkan banyak terima kasih karena telah bersedia membantu," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template