Lima Desa di Tegalwaru Kekeringan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Lima Desa di Tegalwaru Kekeringan

Lima Desa di Tegalwaru Kekeringan

Written By Admin Raka on Jumat, 03 Agustus 2018 | 13.55.00

TEGALWARU, RAKA - Hidup di wilayah pegunungan ternyata tidak menjamin bisa menikmati air bersih. Tengok saja Kecamatan Tegalwaru. Warga di 13 kampung yang tersebar di 5 desa yaitu Desa Cintalanggeung, Desa Cipurwasari, Desa Cigunungsari, Desa Wargasetra, dan Desa Kutalanggeung kekeringan parah. Terutama di Kampung Bakan Harendong, Desa Cintalanggeung, sedikitnya 200 jiwa usik terpaksa mencuci dan mandi ke Sungai Cigeuntis yang jaraknya sekitar 5 kilometer.

Nani (65) warga Dusun Palasari, Desa Kutalanggeng, mengaku untuk mendapatkan air bersih harus menempuh 1 kilometer lebih ke desa tetangga, dengan cara mengupah orang lain mengambil air. Satu jerigen Rp5 ribu, sedangkan 1 torn Rp80 ribu. "Hampir dua bulan ini kekeringan," ujarnya.

Camat Tegalwaru Mahfudin mengatakan, kekeringan dirasakan oleh 13 kampung yaitu Cinaga, Blok Kopi dan Palasari masuk ke Desa Kutalanggeng. Lalu Kampung Bakan Dalem Kulon, dan Blok Kampung Tengah masuk ke Desa Wargasetra. Kampung Pasir Cili, Cidoro dan Kampung Tengah masuk ke Desa Cigunungsari. Lalu Pasir Pining, Cikawung dan Kebon Ceret. "

Sampai kini penanganan sementara pemberian air dari berbagai pihak. Ke depannya akan dibahas secara intensif solusi jangka panjang, agar kekeringan bisa teratasi," ungkapnya kepada Radar Karawang, Kamis (2/8) kemarin.

Kepala Desa Cintalanggeng Emuh  mengaku setiap musim kemarau, kondisi kampung yang sangat terdampak adalah Kampung Babakan Harendong dan Cikelak. "Persoalan kesulitan air memang sangat kesulitan sumber air," ujarnya.

Dirinya berharap ada solusi jangka panjang agar saat masuki kemarau, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan air.

"Musim kemarau dua minggu saja, nyaris beberapa sumur warga pasti mengalami penyusutan air," tuturnya.

Ia melanjutkan, saat ini untuk memenuhi kebutuhannya, warga mencari air ke beberapa sungai seperti Cikahuripan atau Sungai Cigeuntis. "Bantuan air ada upaya pencegahan dan pemenuhan kebutuhan seperti minum saja," ujarnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template