Ketua DMI: Tugas Takmir Masjid Makin Berat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ketua DMI: Tugas Takmir Masjid Makin Berat

Ketua DMI: Tugas Takmir Masjid Makin Berat

Written By Admin Raka on Kamis, 30 Agustus 2018 | 14.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Sebanyak 630 pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Purwakarta pada bulan Agustus telah terdaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan. Mereka didaftarkan pemerintah daerah purwakarta ke BPJS termasuk disubsidi untuk pembayaran iuran premi setiap bulannya oleh pemkab. Apalagi, saat ini tugas takmir masjid sangat berat.

Penjabat Sekretaris Daerah Purwakarta, Irsyad Nasution mengatakan, ikhtiar itu sengaja dilakukan Pemkab Purwakarta, agar para takmir masjid ini bisa tenang dalam mengemban tanggung jawab sosial keagamaannya kepada masyarakat. “Bulan Agustus ini kami telah menjadikan 630 orang pengurus DKM menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini titik awal ikhtiar Pemda Purwakarta agar para pengurus DKM dapat tenang dalam bertugas. Jika terjadi sesuatu kecelakaan atau bahkan meninggal dunia sudah ada jaminan sebagaimana pekerja formal," terang Irsyad kepada awak media di aula Janaka Setda Purwakartas, saat pelantikan Dewan Mesjid di aula Janaka.

Namun begitu, Irsyad mengakui belum bisa seluruhnya mendaftarkan pengurus DKM di Purwakarta ke BPJS Ketenagakerjaan. Mengingat biaya premi yang harus dibayarkan yang tidak sedikit menyedot APBD Purwakarta. “Tahun-tahun selanjutnya dapat jadi bahan kebijakan Pemda Purwakarta ya. Kita terus ikhtiar agar bisa didaftarkan seluruhnya," kata Irsyad.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Purwakarta Kiai Nana Mulyana mengatakan, pengurus masjid tidak hanya berurusan dengan kegiatan masjid dan peribadahan, lebih jauh dari itu, pengurus masjid pun menempatkan diri untuk dapat menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. “Apabila masjid dijadikan pusat pemberdayaan masyarakat, maka selayaknya pemerintah pun memperhatikan kesejahteraan para pengurus masjid. BPJS Ketenagakerjaan ini salah satu bentuk jaminan melindungi para takmir masjid ya," jelas Kiai Nana.

Selain itu, Kiai Nana menyebut tantangan berat sedang dihadapi para takmir masjid dalam memakmurkan masjid didaerahnya masing-masing. "Kemajuan teknologi, smartphone dengan segala informasi yang serba cepat, menurutnya perlu diarahkan untuk kegiatan-kegiatan keagamaan yang sifatnya memakmurkan masjid," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template