Kesehatan Hewan Kurban Belum Diperiksa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kesehatan Hewan Kurban Belum Diperiksa

Kesehatan Hewan Kurban Belum Diperiksa

Written By Admin Raka on Jumat, 17 Agustus 2018 | 11.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Seminggu menjelang Idul Adha, lapak-lapak penjualan hewan kurban semakin menjamur. Sayangnya, hewan yang dijajakan seperti domba, sapi dan kerbau belum diperiksa kelayakan dan kesehatannya oleh Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) Karawang.

Penjual hewan kurban di lapak Haikal Cilamaya, Yayan S Mulyana mengatakan, hingga H-7 pihaknya belum menerima petugas PPL yang biasa memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban dan diberikan tanda stempel. Namun demikian, sebut Yaya, hewan kurban yang dijajakannya sebanyak 45 ekor domba yang didatangkan dari Plered dan Wanayasa ini, dijaminnya sehat dan bugar. Meskipun keluhnya, soal pakan rumput yang saat ini sulit dicari saat musim kemarau seperti sekarang. Bahkan, rumput yang dihargai Rp 35 ribuan per karung tersebut, kadang didapat di seberang Sukamandi Kabupaten Subang. "Belum ada PPL dan petugas lainnya yang datang memeriksa kesehatan hewan kurban," katanya.

Yayan menambahkan, walaupun harga masih stabil dengan tahun sebelumnya, yaitu domba terendah Rp 2,5 juta dan tertinggi Rp 5 juta, sementara sapi antara Rp 18-25 jutaan namun kondisi masyarakat yang saat ini sedang musim paceklik, mengakibatkan transaksinya menurun. "Biasanya H-7 lebaran haji sudah terjual 65 persen, tapi saat ini baru 50 persen saja yang terjual," ucapnya.

Lebih jauh ia berharap, dengan waktu yang tak kurang dari 10 hari lagi termasuk hari tasyrik, penjualan domba dan sapi di lapaknya bisa ada peningkatan penjualannya, betapapun musim paceklik seperti sekarang ini. Dirinya membuka dua lapak, yang pertama di depan Waterboom Cilamaya dan di Desa Cilamaya. Bagi yang sudah langganan diakui Yayan, beberapa masih pesan seperti biasanya, ia urus dan memberikan pakan untuk kemudian diantarkan pada H-1, ada juga yang langsung di jemput. Terlepas dari hal itu sambungnya, kondisi penjualan hewan kurban saat ini mengalami penurunan. "Padahal harga mah stabil dari tahun sebelumnya, tapi ya mungkin paceklik, kita baru terjual 50 persen saja," pungkasnya.

Kesmavet Distanhutbunak Karawang drh Sugiharto mengatakan, pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban, sudah start sejak Senin 13 Agustus ini dengan menerjunkan 2 tim, dan memang, hanya meriksa yang dipinggir jalan arteri. Sementara yang di pelosok dan pedalaman, ada penyuluh pertanian yang diperbantukan, karena  2 hari kemarin, pihaknya periksa hewan kurban mulai arah Telukjambe Timur, Karawang Barat dan Karawang Timur.

Sementara hari Selasa ini bergerak ke wilayah Klari, begitupun seterusnya di wilayah kecamatan Majalaya dan Telagasari. Kebetulan, untuk Cilamaya wetan, dari kedua tim ini tidak terhandel tim dari Kabupaten, tapi itu dibantu oleh penyuluh pertanian. "Kita sudah start Senin kemarin dua tim, tapi untuk Cilamaya diperbantukan oleh penyuluh," katanya. (rud)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template