Kementan Paksa Petani Tanam 3 Kali Setahun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kementan Paksa Petani Tanam 3 Kali Setahun

Kementan Paksa Petani Tanam 3 Kali Setahun

Written By Admin Raka on Sabtu, 25 Agustus 2018 | 15.45.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Meskipun program Salibu alias Turiangisasi terbukti gagal, Kementerian Pertanian paksa petani untuk tanam dan panen padi tiga kali setahun. Selama ini petani sudah tidak percaya terhadap program tersebut karena lebih banyak gagalnya.

Bidang Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, Banon Hapsari mengatakan, Program IP 300 masih diandalkan agar bisa diikuti petani, dimana dalam setahun bisa tanam dan panen tiga kali. Namun memang, dengan varietas yang ditanam mayoritas adalah yang lama dan rentan pada OPT, acapkali gagal dan seringkali menyalahkan program tiga kali tanam ini, karena dianggap selalu banyak hama.

Padahal, sebut Banon, kunci keberhasilan tanam tiga kali atau IP 300 ini adalah pengendalian dan manajemen airnya. Setelah itu, jenis varietasnya yang ditanam harusnya adalah invari, karena sudah teruji baik hasil produksinya maupun jenis varietas yang memang tahan Organisme pengganggu Tanaman (OPT). "Silahkan jalankan program IP 300, benihnya dijamin sama kita gratis, asal tanamnya itu tiga kali dalam setahun," katanya.

Lebih lanjut Banon menambahkan, asumsi pertanaman Program IP 300 sewaktu-waktu bisa terjadi ledakan hama meningkat, itu tidak selamanya benar. Karena, utamanya justru program ini untuk kesejahteraan dan produktivitas petani. Tetapi, sebutnya, kalau memang airnya sulit, pihaknya juga tidak bisa menghalang-halangi jika pasca panen musim kering, ditanami Padi Jagung Kedelai (Pajale), asalkan tujuannya sama-sama untuk meningkatkan kesejahteraan petani. "Kita inginkan petani ini berdaya, jika mau jalankan IP 300 mangga, atau mau Pajale juga tidak kami larang," katanya.

Liferdi perwakilan pejabat BPPT Sukamandi mengatakan, tanam tiga kali dalam setahun, tidak akan ada hama penyakit dan ia juga itu, sebab itu terjadi kalau di LTT tahun 2010. Sekarang dimusim kering yang terus menerus, sawah di Pantura khususnya disukai wereng, tapi bukan karena tanam 3 kali. Sebab, varietas yang ditanam petani kebanyakannya Ciherang yang memang jenis yang sudah lawas juga sulit tahan wereng.

Semuanya sambung Liferdi, ingin produksi padi itu bagus, apalagi seperti musim kemarau ini, sebab proses fotosintesis maksimal sehingga saat panen tiba, dipastikan akan ada peningkatan produksi rata-rata 2 ton. "Kalau takut wereng, ya memang Pantura ini tanaman sawahnya disukai wereng, bukan karena tanam tiga kali," tandasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template