Kampanye Anti Hoax Lewat Wayang Golek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kampanye Anti Hoax Lewat Wayang Golek

Kampanye Anti Hoax Lewat Wayang Golek

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Agustus 2018 | 20.18.00

TEMPURAN, RAKA - Lewat pagelaran wayang golek, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengkampanyekan anti hoax. Salah satunya, dengan menghadirkan Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya dari Giri Harja III Bandung di Bumi Perkemahan Jayakoncara, Desa Jayanegara, Kecamatan Tempuran.

Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Gun Gun Siswandi mengatakan, pagelaran wayang golek juga diisi dengan penyampaian program cerdas berteknologi yang digagas Kementerian Kominfo. Kata dia, dipilihnya wayang golek karena kesenian tersebut berakar dari budaya masyarakat Sunda, yang semua pihak sama-sama bertanggungjawab melestarikannya.

Budaya Sunda ini, lanjut Gun Gun diharapkan jadi tuntunan kehidupan sehari-hari. Sebab, melihat perbedaan di sela-sela perkembangan teknologi dan informasi, maka masyarakat perlu pandai mencerna dan cermat menerima informasi yang diperoleh di manapun. "Kita sampaikan informasi dan program melalui kesenian yang sudah mengakar di masyarakat Sunda, yaitu wayang golek," ucapnya kala ditemui di sela-sela kegiatan pada Senin (20/8) malam lalu. 

Gun Gun menambahkan, informasi baik dari pemberitaan, media sosial dan lainnya harus proporsional diterima dan diverifikasi, bukan mengandung unsur kebohongan dan juga hoax. Maka itu, tugas masyarakat harus menyerap sisi manfaatnya, jangan sampai informasi yang mengandung kabar bohong, terorisme, radikalisme, ujaran kebencian dan peluang yang berpotensi pada perpecahan, gampang disebar dan diterima begitu saja.

Walaupun demikian, dia yakin, masyarakat saat ini sudah bisa mencerna dengan otak dan akal sehat. Dengan kata lain,  jari tangan jangan kalah cepat sebelum benar-benar meneruskan informasi dengan sebaik-baiknya oleh logika. "Kita himbau, jangan jadi bagian penyebar informasi negatif, karena lewat bhineka ini, ayo kita manfaatkan mengisi pembangunan dengan apa yang dicita-citakan bersama," serunya.

Anggota Komisi I DPR RI Ir H Hari Kartana yang ditemui di lokasi juga berharap, penyampaian informasi melalui acara wayang golek ini bisa jadi tontonan sekaligus tuntunan bagi masyarakat. Terutama terkait program pemerintah, realisasi dan upaya meghindarkan berita-berita bohong dan hoax.

Anggota dewan dari daerah pemilihan Karawang, Purwakarta dan Bekasi ini mengakui, dia sendiri sangat mencintai budaya dan kesenian wayang golek, bahkan meminta request kepada dalang yang juga putra dari Asep Sunandar Sunarya ini, untuk mengangkat tema-tema penyemangat.  Seperti Gatot Kaca masa muda. Menurutnya itu perlu, agar apa yang disampaikan kepada masyarakat khususnya kawula muda bisa menambah inspirasi untuk bisa berbuat dan berkontribusi kepada bangsa dan negara sesuai kemampuan masing-masing. "Kita apresiasi kegiatan ini, semoga bukan saja sebatas tontonan, tapi juga jadi tuntunan bagi masyarakat Karawang, khususnya Tempuran," katanya.

Camat Tempuran Suwandi SIP mengatakan, pihaknya mengapresiasi terselenggaranya sosialisasi program dari Kementrian Kominfo ini. Dia berharap, selain semakin memperkuat pelestarian budaya di masyarakat, wayang golek juga menjadi wahana bijak dalam meberikan informasi kepada masyarakat. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template