Jatisari Belum Merdeka dari Pencemaran Limbah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jatisari Belum Merdeka dari Pencemaran Limbah

Jatisari Belum Merdeka dari Pencemaran Limbah

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Agustus 2018 | 11.30.00

JATISARI, RAKA - Masih dalam suasana perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Momen ini harus dijadikan momen penting bagi warga Jatisari termasuk untuk menyelesaikan persoalan pencemaran yang menimpa Bendungan Barugbug.
Menurut H.Dedi Sumarya, SH Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Jatisari, dalam memaknai hari kemerdekaan RI dalam kontek kekinian yakni bebasnya masyarakat dari bentuk penindasan, salah satunya adalah bebas dari pencemaran lingkungan seperti yang saat ini masih terjadi di Bendung Barugbug. "Masyarakat dan petani Jatisari yakni enam desa diantaranya Desa Barugbug, Kalijati, Situdam, Mekarsari, Cirejag dan Balonggandu harus bebas dari limbah industri yang sengaja di buang oleh perusahaan industri dari Kabupaten tetangga (Subang dan Purwakarta)," ujarnya.
Dikatakan Dedi, kemerdekaan itu mempunyai makna agar warga bebas dari penderitaan. Dalam hal ini masyarakat Kecamatan Jatisari belum bebas dari aliran air limbah yang membahayakan lingkungan. "Puluhan tahun masyarakat dan petani Jatisari menderita akibat adanya limbah industri dari aliran Sungai Cilamaya dan Ciherang Bendung Barugbug," terangnya.
Oleh karenanya, ia meminta kepada pada Pemerintahan Kabupaten Karawang dan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat harus mampu memerdekakan masyarakat dan petani Jatisari dari belenggu limbah industri.  "Bebaskan masyarakat dan petani Jatisari dari belenggu limbah industri yang berada di Bendung Barugbug," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template