Harga Ayam Potong Dikendalikan Bandar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Harga Ayam Potong Dikendalikan Bandar

Harga Ayam Potong Dikendalikan Bandar

Written By Admin Raka on Selasa, 07 Agustus 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA, RAKA - Jelang hari raya Idul Adha, harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Purwakarta terpantau normal dan berada dikisaran Rp 35 ribu/Kg. Padahal harga ayam potong sebelumnya mencapai harga Rp 40ribu-45ribu/Kg.

"Kalau untuk harga saat ini alhamdulilah normal,tapi gak tahu sebentar lagi kan mau lebaran haji biasanya harga naik lagi" kata Andri (21),salah satu pedagang ayam potong di Pasar Rebo, di Jalan Kapten Halim Purwakarta, Senin (6/8).

Normalnya harga ayam potong, kata Andri, ada keberkahan tersendiri bagi pedagang juga pembeli. Sebab jika sebelumnya pedagang banyak yang gulung tikar akibat harga beli ayam potong dari bandar tinggi, kini banyak pedagang yang kembali berjualan. Begitupun dengan pembeli, masyarakat cenderung beralih belanja kebutuhan lain dari pada membeli ayam potong. "Mending harga normal, kalau masih harga mahal banyak pedagang yang tutup karena besarnya modal tapi pembeli sepi, tapi sekarang alhamdulillah pedagang ramai pembeli pun ramai," jelas Andri.

Sementara itu, menurut pedagang ayam potong lainnya, Jaja (30) mengatakan, kenaikan harga biasanya dimulai dari bandar atau perusahaan yang jadi pemasok ayam potong ke pedagang eceran di pasar. Jika sebelumnya pedagang menguras habis modal saat harga ayam potong naik, saat ini pedagang kembali bisa pulihkan modal bahkan menabung. "Naik atau turunnya harga itu kan tergantung bandar, kita hanya menyesuaikan harga saja kalau harga jual ke masyarakat. Tapi alhamdulilah karena harga kembali normal, saya bisa nabung lagi gak seperti waktu mahal, uang habis dimodal saja sementara pembeli sepi," terang Jaja.

Menananggapi hal tersebut, Disperindag Kabupaten Purwakarta bersama UPTD dan Dinas terkait terus lakukan upaya pembinaan dan pengawasan langsung secara kontinyu terhadap distributor. Hal itu dilakukan demi terciptanya stabilitas harga dan pasokan di masyarakat. "Bersama UPTD dan dinas terkait sebenarnya kita terus lakukan upaya pembinaan dan pengawasan secara langsung terhadap pemasok, agar harga dan stok di masyarakat tetap stabil" ujar Kabid Disperindag Purwakarta, Wita Gusrianita melalui selulernya.

Diakui Wita, kenaikan harga memang kerap terjadi menjelang lebaran ,hal itu terjadi akibat tingginya permintaan hingga membuat harga penawaran pun turut naik. "Memang seperti itulah mekanisme pasar yang terjadi saat ini, tapi mudah-mudahan menjelang sampai sesudah Idul Adha harga harga tetap stabil dan kita terus upayakan semuanya tetap stabil sesuai harapan kita semua" pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template