Gus Hasan: Pesantren Harus Taat Peraturan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gus Hasan: Pesantren Harus Taat Peraturan

Gus Hasan: Pesantren Harus Taat Peraturan

Written By Admin Raka on Kamis, 02 Agustus 2018 | 18.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Meskipun butuh proses panjang untuk mengurusi tanah hasil wakaf dan warisan, izin bangunan dan izin lokasi lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren harus tetap mengikuti aturan. 

Hal itu diungkapkan Pimpinan Pondok Pesantren Ashidiqiyah Cilamaya KH Hasannuri Hidayatullah, Rabu (1/8) disela-sela verifikasi dan permohonan izin lokasi Yayasan Ashidiqiyah seluas 25.000 meter. Kiai yang akrab disapa Gus Hasan ini mengungkapkan itu dihadapan petugas DPMPT. "Pesantren harus bisa jadi contoh yang baik bagi masyarakat," ucapnya.

Gus Hasan mengawali permohonan terkait semua perizinan baik IMB maupun Izin lokasi kepada Pemkab. Ini penting, katanya untuk menghilangkan kesan bahwa pesantren cuek pada perizinan. ini sebutnya sebagai bentuk ikhtiar yang semoga bisa di ikuti oleh pesantren-pesantren lainnya. Karena, sebagai orang pesantren dirinya inginkan ditengah keterbatasan, pensantren dengan lembaga pendidikannya seperti MTs, MA dan perguruan tingginya bangkit dengan segala bentuk aturan yang sudah disepakati.

Gus Hasan pastikan Ashidiqiyah, mulai lembaga pendidikannya, usaha ekonominya dan semua aktivitasnya berizin, sebelum ke orang lain, tentu saja dirinya inginkan menata apa yang ada di pesantrennya sendiri dengan lengkap dan sempurna. "Semua pesantren, izinya mau saya lengkapi, ditengah segala keterbatasan yang dimiliki pesantren, kita bangkit dengan aturan yang sudah disepakati bersama," katanya.

Yayasan Ashidiqiyah ini, sebut Gus Hasan, sudah ada sejak tahun 1998 dan baru pengembangannya di tahun 2001. Proses permohonan izin lokasi dan lainnya baru dilakukan, karena proses tanah dengan wakaf, waris dan hibahnya cukup lama. Yang satu komplek, sebutnya, sudah lengkap dan saat ini di Ashidiqiyah 3 yang sedang dilengkapi izin lokasinya. "Proses peralihan tanah, wakaf, hibah dan waris itu lama, dan kita baru verifikasi saat ini," ucapnya.

Kabid Pembangunan DPMPT Karawang Dewi Krida mengatakan permohonan izin lokasi ini diajukan pihak yayasan Ashidiqiyah 3 sejak 15 April 2018. Itu, sebutnya merupakan kali kedua pihaknya melakukan verifikasi izin lokasi dan pembahasannya bersama lintas sektor. Karena, lahan dan bangunan sebelumnya di Ashidiqiyah sudah lengkap. Hal serupa juga diakui Dewi, dilakukan oleh Pesantren An Nihayah di Kecamatan Rawamerta yang saat ini sedang dalam proses.

Pihaknya apresiasi keaktifan pimpinan pondok pesantren dalam mengurusi izin kepada DPMPT ini, bahkan Ashidiqiyah dan Anihayah bisa dikatakan jadi pelopor yang diharapkan bisa diikuti oleh Pesantren dan bangunan lainnya. "Ashidiqiyah ini sudah kali kedua, ada beberapa pesantren aktif proses perizinan di DPMPT," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template