Guru Diingatkan Hati-hati Menuliskan Nama Siswa di Ijazah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Guru Diingatkan Hati-hati Menuliskan Nama Siswa di Ijazah

Guru Diingatkan Hati-hati Menuliskan Nama Siswa di Ijazah

Written By Admin Raka on Jumat, 10 Agustus 2018 | 16.15.00

KARAWANG, RAKA - Pihak sekolah diingatkan agar berhati-hati saat akan melakukan penulisan nama di Ijazah. Sebab jika terdapat kesalahan penulisan maka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) tidak dapat mengganti dengan ijasah baru, kecuali memberi keterangan mengenai kesalahan penulisan nama tersebut. 

Kadisdikpora Karawang Dadan Sugardan menyampaikan itu kepada Radar Karawang, Kamis (9/8). "Jika terdapat kesalah penulisan nama pelajaran atau tanggal lahir, sampai nama orangtua di ijazah, itu tidak bisa lagi diganti dengan blangko ijazah. Kita cuma memberikan keterangan jika pada ijasah bersangkutan terdapat kesalahan penulisan nama," ujarnya di ruang kerjanya. Dadan mengatakan cara perbaikan nama yang dilakukan dinasnya itu dengan kop dari sekolah bersangkutan.

Ditambahkan Dadan, dasar penulisan ijazah itu biasanya mengacu kepada akta kelahiran. Maka ketika nama dalam ijazah sudah berbeda dengan dokumen kependudukan resikonya pelajar tidak bisa memiliki ijazah yang utuh dan betul dari hasil belajarnya. "Blangko ijazah itu dikeluarkan satu kali, jika ada perbedaan nama resikonya pelajar hanya menerima format pengganti ijazah, kalau ijazahnya sudah tercetak," ujarnya.

Namun, sebut Dadan, saat ini, setahunya hal itu  belum pernah terjadi. Kalaupun ada persoalan-persoalan yang menyangkut soal ijazah paling seputar ijazah itu hilang karena terkena musibah kebanjiran dan kehilangan. "Kasus nama berbeda di ijazah dengan kartu keluarga jarang ada, kalaupun ada juga yang hilang. Jika terjadinya sepeti itu maka wajib lapor polisi, ucap Dadan.
Sementara laporan itu nantinya pihak sekolah asal yang bersangkutanlah melakukan proses ke Disdikpora untuk laporan. Tetapi itu juga sama tidak bisa dibuatkan ijazah seperti semula, tetapi diganti oleh kop sekolah. "Meskipun perbaikan sebatas penjelasan kesalahan disertai kop tetapi kekuatan hukumnya sama seperti ijazah," tandas Dadan.

Dadan, mengingatkan masyarakat agar memberikan nama untuk akta kelahiran jangan sampai sampai ada kesalahan. Sebab dokumen itu akan menjadi acuan dalam penulisan ijazah. "Ijazah itu harus sama dengan akta kelahiran. Untuk itu, bagi rekan pengajar, harus hati-hati dalam penulisan nama dan tanggal lahir, nama orangtua di dalam ijazah," ucap Dadan. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template