Es Ciming, Tetap Segar Sejak Tahun 1970 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Es Ciming, Tetap Segar Sejak Tahun 1970

Es Ciming, Tetap Segar Sejak Tahun 1970

Written By Admin Raka on Minggu, 12 Agustus 2018 | 12.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Jika ada yang beranggapan sate maranggi satu-satunya makanan khas Purwakarta, maka anggapan itu sangat salah. Sebab, di kabupaten yang berbatasan dengan Karawang, Subang, Cianjur, itu memiliki kuliner lain yang tidak kalah terkenalnya. Yaitu es Ciming.

Sejak tahun 1970 hingga kini, kualitas serta rasanya tidak berubah. Tetap segar, nikmat, dan enak.
Salah satu warung yang menyajikan es ciming beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No 117, tidak pernah sepi pengunjung karena rasanya yang khas menjadikan di setiap jam makan siang selalu penuh, terlebih ketika akhir pekan tiba.

Seorang pedagang es ciming, Asep mengaku, es campur ini diracik oleh sang perintis usaha yakni Ko Ciming, dimana usaha yang digeluti lelaki Tionghoa tersebut tetap laris manis sampai saat ini. "Zaman dulu es ciming namanya adalah es Shanghai, namun kemudian berubah menjadi es Ciming sesuai dengan nama pembuatnya. Es campur di sini dikenal dengan rasanya yang mantap, plus menyediakan juga aneka kuliner lainnya dari batagor sampai pempek," jelas dia.

Ia juga mengatakan, es campur ini hanya ada di Purwakarta dan tidak buka cabang di tempat lain.  "Alasannya agar resepnya tidak diketahui orang lain, atau memang agar es Ciming memiliki ciri khas Purwakarta," paparnya.

Dia juga mengatakan, sajian es Ciming dibuat dengan resep turun menurun. Rasa es Ciming berbeda dari semua es campur yang ada di Purwakarta dan merupakan es paling encer diantara kalangan es campur yang ada. "Disajikan dalam mangkuk bulat berdiameter sekitar 12 cm dimana di dalamnya terdapat campuran cingcau hitam, serutan kelapa, dan kacang hijau. Es diberi sirup berwarna merah, taburan es serut yang cukup banyak dan susu kental manis secukupnya. Campuran lainnya benar-benar khas. Misalnya, adanya cendol buatan sendiri yang terbuat dari adonan hun kue kualitas super yang didatangkan dari Bandung," imbuhnya.

Dengan harga yang cukup murah, lanjut dia, yaitu Rp 11 ribu dan rasa khas es Ciming membuat warung tersebut selalu dipenuhi pengunjung. Bahkan es Ciming sudah memiliki pengunjung tetap yang setia berkunjung setiap liburan.  "Warung es Ciming buka sejak pukul 09.00 hingga pukul 21.30," pungkasnya.

Seorang pembeli es Ciming, Dida mengatakan, dirinya suka membeli es Ciming. "Sudah jadi langganan," pungkasnya. (ris)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template