Ekskul Jurnalistik Sacila Kampanyekan Mangrove Cilamaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ekskul Jurnalistik Sacila Kampanyekan Mangrove Cilamaya

Ekskul Jurnalistik Sacila Kampanyekan Mangrove Cilamaya

Written By Admin Raka on Senin, 13 Agustus 2018 | 16.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Puluhan siswa ekstrakurikuler Jurnalistik SMAN 1 Cilamaya (Sacila), serius kampanyekan mangrove di pesisir pantai Cilamaya. Selain bersih-bersih lingkungan di bibir pantai Tangkolak Barat, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, siswa juga ambil bagian pelestariannya melalui penanaman 50 bibit pohon mangrove, akhir pekan kemarin. 

Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik Sacila Akbar Elwasil mengatakan kegiatan menanam mangrove dan aksi bersih-bersih pantai tersebut langsung dikomandoi oleh keinginan anak-anak didiknya, karena para siswa ingin lebih dalam mengeksplore daerah tempat tinggal di pesisir yang memang indah. Sebab, diakui Akbar, Cilamaya itu kenyataannya memang banyak sekali tempat indah, hanya saja, keindahan pesisir Cilamaya yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan itu, banyak yang belum  mengetahuinya. Atas dasar itulah sambungnya, anak-anak Jurnalistik Sacila bermaksud mengkampanyekan masyarakat, jika Cilamaya itu indah. "Anak-anak Eskul Jurnalistik ini yang mempeloporinya, karena mereka ingin eksplor pesisir Karawang tempat mereka tinggal yang ternyata indah," katanya.

Akbar menambahkan, semua anggota jurnalistik yang beranggotakan 50 orang ini tidak datang sendiri, karena selama di pesisir, para siswa ini dibimbing langsung oleh penggarap taman ekowisata mangrove di Desa Sukakerta bersama dengan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pecinta Alam dan Lingkungan (Gempal). Sehingga, kunjungan para anggota Jurnalis Sacila ini juga ikut menambah wawasan tentang tentang cara merawat, menanam dan melestarikan tanaman mangrove. "Acara ini bukan sekedar rekreasi, karena banyak ilmu yang didapat dari Lembaga Gempal," ujarnya.

Ketua kelompok Gempal Nuripan mengatakan taman ekowisata mangrove di Dusun Tangkolak Barat ini sebenarnya belum dibuka untuk umum. Namun, karena kegiatan kunjungan anggota ekskul Jurnalistik Sacila ini ikut serta membantu membersihkan pantai dan menanam pohon mangrove, maka tidak ada alasan baginya untuk tidak memberikan izin, sebab, kedepan lokasi ini akan menjadi objek ekowisata.

Ditambahkan Nuripan, jumlah tanaman mangrove setiap tahun di Kabupaten Karawang diakuinya selalu berkurang. Padahal, kata dia, Hutan Mangrove merupakan habitat hidup burung endemik khas Karawang yaitu Ceret jawa yang diketahui jumlahnya diperkirakan hanya tinggal 1.000 ekor saja. Bahkan, pohon mangrove juga merupakan penangkal abrasi, yang saat ini dampaknya sudah semakin parah. "Kami ucapkan terimakasih kepada anggota Jurnalistik Sacila telah membantu melestarikan hutan mangrove di Cilamaya," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template