Dua Kali Gugur Lelang Camat Curhat Profesionalitasnya Rontok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dua Kali Gugur Lelang Camat Curhat Profesionalitasnya Rontok

Dua Kali Gugur Lelang Camat Curhat Profesionalitasnya Rontok

Written By Admin Raka on Sabtu, 11 Agustus 2018 | 16.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Camat Lemahabang H. Hamdani MM curhat soal rontoknya profesionalitas yang dimilikinya, setelah dua kali kepesertaannya dalam lelang jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMPD) dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) digugurkan. Bahkan karena itu, dia mengaku sudah tidak ada lagi kesempatan mengikuti lelang jabatan.

"Saya ibarat kata sudah cingcalang, karena usia sudah 56 tahun, mentok gak bisa ikut lelang jabatan lagi," curhat Camat Hamdani disela-sela memberikan sambutan di acara eerah terima jabatan (Sertijab) Kepala SD di Aula PGRI Lemahabang, Jumat (10/8).

Ia mengaku, kalau lelang jabatan sudah dicampuri urusan politik, jadinya abu-abu, bahkan mengalahkan profesionalitas. Masuk toilet saja, sebutnya, harus bayar. Apalagi mungkin untuk mengisi jabatan, sudah bisa dibayangkan. Karenanya, dengan politik dan cost hingga unsur kedekatan, jauh-jauh hari, lelang jabatan itu hanya menguntungkan satu dua orang yang dekat dengan lingkungan teras saja.

Namun demikian, dirinya masih menaruh harapan besar, lelang jabatan yang saat ini digelar, yaitu untuk jabatan Staff Ahli dan kepala BPBD, bisa berjalan proporsional dan tidak banyak dadakan mengotak-atik perubahan. "Masuk toilet saja bayar, apalagi jabatan yang dicampuri politik," keluhnya.

Karenanya, ia berpesan, kepada semua Kepala SD baru, dimanapun ditugaskan harus menyadari bahwa rotasi dan promosi dari sekolah satu ke sekolah  dan lainnya adalah hal biasa. Kalaupun punya prestasi, bekerja secara profesional dan jaga amanah yang baik, tidak perlu banyak dilihat orang dan pengakuan, yang penting kualitas diri dan kinerja terbaik itu cukup diketahui Allah SWT kalaupun tidak ada yang bisa mengakomodir. "Tidak usah bela jabatan, prestasi dan kinerja serta kualitas kita biarlah Allah SWT yang tahu," pungkasnya.

Kabid Mutasi BPKSDM yang juga panitia Seleksi lelang Jabatan, Jajang Jaenudin mengatakan, setiap proses tahapan pihaknya umumkan dan rencana kegiatan juga harus dilaporkan untuk mendapat rekom Komite ASN. Bahkan, pihaknya juga melampirkan laporannya terus setiap tahapan melalui aplikasi yang dibuat KASN, karena aplikasi itu dipantau oleh MenPAn, BKN dan KPK. "Mereka punya admin tersendiri untuk memantau itu, kita lakukan lelang jelas sangat profesional," tepisnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template