Dinas PMD Dicatut demi Proyek Kertas Suara - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dinas PMD Dicatut demi Proyek Kertas Suara

Dinas PMD Dicatut demi Proyek Kertas Suara

Written By Admin Raka on Rabu, 01 Agustus 2018 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Mendekati pemilihan kepala desa (pilkades), oknum mulai berjibaku mengincar proyek-proyek untuk mengambil untung. Khususnya dalam pengadaan.

Enggan namanya dicatut dalam proyek-proyek Pilkades, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Karawang spontan surati semua kecamatan dan desa dengan nomor 141.1/560/DPMPD yang dikeluarkan per tanggal 30 Juli 2018 untuk tidak mempercayai oknum yang menawarkan jasa percetakan, pengadaan surat suara dan lainnya dengan mengatasnamakan DPMD.

Kepala DPMD Kabupaten Karawang Ade Sudiana mengatakan, surat itu dibuat dan diedarkan karena dalam Perbup 57 tahun 2018 Pasal 13 ayat 7 jelas dicantumkan bahwa soal pengadaan surat suara pilkades serentak adalah kewenangan panitia. Maka jangan percayai oknum yang mengatasnamakan DPMP soal pengadaannya ini. Apalagi dimobilisasi, karena itu merupakan kewenangan panitia desa. "Khawatir ada yang jual dan catut nama DPMD kaitan pengadaan surat suara, kita minta jangan percayai. Karena pengadaan surat suara ke percetakan manapun adalah kewenangan panitia," katanya kepada Radar Karawang.

Disinggung jika oknum muspika kecamatan yang mengkondisikan pengadaan surat suara seragam dalam satu kecamatan seperti tahun-tahun sebelumnya, Ade memgatakan hal itu diserahkan semuanya kepada panitia, karena wewenang penuh ada di tangan panitia. "Itu tetap panitia yang berwenang, kemanapun boleh," katanya.

Sementara itu, mantan bendahara panitia Pilkades Ratim mengatakan, saat Pilkades 2016 lalu, pengadaan surat suara dikondisikan pihak kecamatan. Dan mungkin di setiap kecamatan berbeda percetakannya karena tergantung pengkondisian pihak kecamatan. Dalam hitungannya, satu lembar kertas suara dihargai sekitar Rp1.500, jika dikalikan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) saja misalnya 5 ribu, pengadaan surat suara bisa mencapai Rp7.500.000 dikalikan 12 desa dalam satu kecamatan. "Gak besar sih, dulu kalau gak salah ingat semuanya dikondisikan pihak kecamatan," katanya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template