Camat Tegalwaru Cari Sumber Air Bersama Kades - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Camat Tegalwaru Cari Sumber Air Bersama Kades

Camat Tegalwaru Cari Sumber Air Bersama Kades

Written By Mang Raka on Senin, 06 Agustus 2018 | 14.00.00

TEGALWARU, RAKA - Krisis air bersih di lima desa di Kecamatan Tegalwaru akhirnya memaksa Camat Tegalwaru Mahfudin Msi, keluar kantor untuk mengatasi sendiri. Camat ini berpendapat mestinya tidak ada desa kesulitan air karena sumber air di Tegalwaru cukup.

"Sumber air di wilayah Kecamatan Tegalwaru seharusnya bisa mengatasi kesulitan air masyarakat di beberapa wilayah desa terdampak," tanda Camat Mahfudin, Minggu (5/8). Dia mengatakan itu saat melakukan pemantauan di Kampung Tipar dan Kampung Cipicung di Desa Kutamaneuh, Kampung Naringgul Desa Kutalanggeng dan Kampung Babakan cimalaya Desa Cintalanggeng.

Camat melakukan pendataan terhadap sumber air di wilayahnya dengan turun ke lapangan. Dia didamingi Sekcam Tegalwaru H. Jumria S.Sos, Kasi Trantib Kiki Baehaki.SH, Kades Kutamaneuh Adang dan Kades Cintalanggeng Emuh. "Target kami ke depan persoalan krisis air yang dirasakan warga bisa teratasi dan jalur distribusinya pun aman," tegas camat.

Dikatakan camat jika mengacu kepada sumber-sumber air itu, kondisi volume air memang beberapa tempat mengalami penurunan debit air. Namun camat sendiri optimis sumber air itu jika dikelola dengan baik maka beberapa wilayah terdampak seperti di wilayah Kampung Babakan Harendong, Palasari, Cikelak dan Naringgul bisa teratasi minimal dengan pendistribusian air, hingga ke pusat kumpul pengambilan air, seperti di surau, musala dan masjid. "Saya akan tindak lanjuti temuan ini secara lintas sektoral," tandsnya.

Senada itu Kades Kutamaneuh Adang menerangkan jika wilayah terdampak di desanya sporadis. Tidak semua wilayah kesulitan air. Hanya saja warga yang kesulitan air saat ini mencoba siasati dengan cara membawa tempat air untuk diisi air dan dibawa pulang guna keperluan sehari-hari. Dirinya pun membenarkan ada titik sumber air yang kondisinya masih baik. "Masih ada sumber air yang kondisinya baik. Hanya saja jaraknya sangat jauh," ucapnya.

Kendati demikian, tutur Adang, pihaknya berusaha mensiasati dengan memanfaatkan anggaran APBdes meski diakuinya tetap memerlukan bantuan dari anggaran bantuan dinas yang membidangi persoalan tersebut. "Untuk jarak saja dari Kampung Cipicung ke lokasi tempat tampungan air atau Torn yang terdekat harus menyediakan pipa yang aman sejenis HDPE sekitar 30 KM. Harga pipa itu lumayan besar makanya perlu adanya bantuan," terangnya.

Hal serupa diutarakan Kades Cintalanggeng Emuh jika memanfaatkan dana APBdes maka bakal terjadi ketimpangan penggunaan anggaran. Terlebih sumber air pun sama di titik Kampung Cipicung juga. Bahkan jaraknya lebih jauh ke wilayah Desa Cintalanggeng di banding Desa Kutamaneuh. Dirinya pun sudah merasa jengah dengan kondisi kesulitan air yang kerap di rasakan warganya. "Saya ingin di momen akhir masa jabatan saya, solusi kesulitan air bagi warga bisa teratasi, sehingga warga akan tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template