Calon Kades Boleh dari Luar Daerah, Waspadai Jaringan Judi Kades - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Calon Kades Boleh dari Luar Daerah, Waspadai Jaringan Judi Kades

Calon Kades Boleh dari Luar Daerah, Waspadai Jaringan Judi Kades

Written By Admin Raka on Rabu, 01 Agustus 2018 | 12.15.00

KARAWANG, RAKA - Bagi yang berniat nyalon kepala desa tanggal 3 Agustus nanti, siap-siap bersaing dengan calon kades dari daerah lain yang ingin bertarung di Kabupaten Karawang. Pasalnya, dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 65 Tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) disebutkan siapa pun bisa mencalonkan sebagai kepala desa meski domisilinya di luar Kabupaten Karawang.

Hal itupun dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Ade Sudiana. Menurutnya, pemilihan kepala desa bisa diikuti oleh orang yang tidak tinggal di desa tersebut. "Kepala desa saat ini seperti bupati bisa dari mana-mana calonnya, meskipun bukan warga desanya. Jika dipilih masyarakat, ya jadi kepala desa," ujar Ade kepada Radar Karawang, Selasa (31/7) kemarin.

Ia melanjutkan, sekalipun warga dari luar desa, luar kabupaten, bahkan luar provinsi, secara aturan diperbolehkan nyalon kades dimanapun dia inginkan. "Pendaftaran calon kepala desa akan dilaksanakan tanggal 3 sampai 11 Agustus. Calon boleh daftar bukan hanya beda desa, beda kabupaten sampai provinsi juga boleh, asal dipilih masyarakat," tuturnya.

Selain itu, dalam pilkades tidak boleh ada calon tunggal. Minimal ada dua calon. Begitu juga jika calonnya lebih dari lima. Hal itupun tidak dibenarkan. Karena maksimal calon kades adalah lima orang. "Usia calon saat daftar minimal 25 tahun dan tidak ada batas maksimal. Pendaftaran langsung kepada panitia di setiap desa yang melakukan pemilihan," ujarnya.

Di sisi lain, pilkades juga rentan dengan perjudian. Camat Cilamaya Wetan Hamdani bahkan mewanti-wanti kades-kades yang tidak melaksanakan Pilkades, menahan diri untuk tidak banyak intervensi politik desa yang akan menggelar kegiatan pilkades, apalagi ikut bermain judi dengan taruhan dan lainnya. "Tolong kades lain jangan main judi pilkades, baik buruk akan beresiko ke calon kades di satu desa yang pilkades nantinya," ungkapnya.

Ia meminta semua desa yang tidak menggelar pilkades, sama-sama sukseskan dan kondusifkan desa-desa tetangganya dari segala bentuk gesekan yang bisa menimbulkan kerawanan sosial. Begitupun para kades yang hendak nyalon lagi di tahun ini, dia berharap fokus pada pemeriksaan khusus Inspektorat dahulu untuk memenuhi kewajibannya dalam memberikan laporan dan pertanggungjawaban lainnya. "Hajat Pilkades adalah hajat bersama dan harus dijaga kenyamanan semua masyarakatny," ujarnya. (apk/rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template