Caleg Curi Start Bisa Dipidana - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Caleg Curi Start Bisa Dipidana

Caleg Curi Start Bisa Dipidana

Written By Admin Raka on Selasa, 28 Agustus 2018 | 16.15.00

KLARI, RAKA - Banyaknya poster atau banner bakal calon legislatif (Bacaleg) yang mulai bertebaran di tempat-tempat umum membuat sejumlah kalangan mempertanyakan kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karawang. Pasalnya hal tersebut merupakan bentuk dari curi start dan bertentangan dengan undang-undang pemilu.

Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Klari Sopian menyampaikan, siapa saja yang mencuri start dipastikan siap-siap digancar sanksi. "Sanksinya, pidana kurungan paling lama 1(satu) tahun dan denda paling banyak Rp12 juta," ujar Sopian, kepada Radar Karawang.

Menurutnya, hal itu tertuang dalam Undang Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, pasal 492. Adapun yang orang yang dikenakan sanksi tersebut adalah setiap orang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan KPU, KPU provinsi, KPU kab/kota untuk setiap peserta pemilu sebagai mana dimaksud dalam pasal 276 ayat (2). "Kami menjalankan tugas tentu harus sesuai aturan," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam pasal 276 ayat (1). Kampanye sebagaimana di maksud pasal 275 ayat (1) hurup a, b, c dan d, dilaksanakan tiga hari setelah penetapan DCT anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota, untuk pemilu anggota DPR, DPD, DPRD serta untuk pasangan calon pemilu presiden dan wakil presiden sampai dengan dimulainya masa tenang. "Kemudian ayat (2) kampanye pemilu sebagai mana di maksud dalam pasal 275 ayat (1) huruf f dan huruf g, dilaksanakan selama 21 hari dan berakhir sampai dengan dimulainya masa tenang," bebernya.

Sebelumnya, aktivis Karawang Yarhadi menyampaikan, saat ini sudah banyak bakal calon legislatif (Bacaleg) yang curi start dengan memasang banner yang isinya ajakan. Sementara tahapan pelaksanaan pemilu masih belum memasuki masa kampanye. "Bagaimana ini, sudah banyak yang curi start, tapi panwas kayaknya belum terlihat bergerak," katanya.

Ia menyampaikan, curi start merupakan salah satu langkah yang bisa merusak pesta demokrasi. Karena mencederai tahapan yang seharusnya disepakati oleh semua pihak, terutama para bacaleg. "Kalo belum duduk saja sudah curang, bagaimana kalo duduk, gak jamin bakal bener itu," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template