Bendungan Barugbug jadi Komoditas Politik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bendungan Barugbug jadi Komoditas Politik

Bendungan Barugbug jadi Komoditas Politik

Written By Admin Raka on Kamis, 30 Agustus 2018 | 16.45.00

KLARI, RAKA - Pencemaran bendungan Barugbug akhirnya hanya menjadi komoditas politik. Hal itu juga disampaikan oleh Ketua Forum Kepala Desa Karawang (Fordeska) Abdul Halim yang merasa tidak tahan untuk ikut angkat bicara persoalan yang tidak kunjung selesai itu.

"Meskpun jendral yang garapnya gak mungkin bisa, apalagi kalo cuma orang level kabupaten," ujar Ebeh sapaan akrab Abdul Halim yang terlihat pesimis, saat berbincang dengan Radar Karawang belum lama ini.

Hal itu dilihat dari banyaknya pejabat bahkan termasuk politisi yang berjanji akan menyelesaikan permasalahan bendungan Barugbug tapi sampai saat ini tidak kunjung selesai. "Kalo saran saya, buatkan saja semacam dum untuk pembuangan limbah. Jadi mereka gak buang ke sungai," tegasnya.
Menurutnya, hal itu akan jauh lebih baik daripada terus berlama-lama tidak ada solusi. Bahkan ujung-ujungnya menjadi tempat pencitraan orang-orang tertentu. "Kalo soal ayuranya, silahkan saja dibaut. Anggap saja buat daerah perbatasan tapi dengan dum," ujarnya.

Hal senada juga sering disampaikan oleh Kepala Desa Situdam, Iwan K, menurutnya, banyak orang yang datang ke bendungan Barugbug tapi hanya sebatas ingin tenar saja. "Akhirnya jadi komoditas politik. Sampai sekarang gak ada buktinya kok," ujarnya.

Belum lama ini, Ketua DPD Partai Golkar Karawang Syukur Mulyono memboyong hampir seluruh anggota fraksi golkar ke Bendungan Barugbug.

Ketua DPD Golkar Karawang Sykur Mulyono menyampaikan, sengaja membawa seluruh unsur Fraksi Golkar agar bisa menyaksikan langsung bagaimana kondisi Bendungan Barugbug yang tercemar itu. "Golkar akan all out untuk bisa menyelesaikan masalah ini," tegasnya.

Disinggung mengenai banyak warga yang pesimis dengan banyaknya pejabat yang datang ke Barugbug tapi sampai saat ini tidak ada hasil, ia menegaskan, Golkar tidak main-main untuk bisa menyelesaikan persoalan pencemaran Barugbug, tidak ada persoalan lain kecuali komit membantu masyarakat. "Kami akan bongkar termasuk jika ada oknum di belakangnya (di belakang pencemaran Barugbung)," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template