Bayar Pajak Lewat Minimarket Sedang Dikaji - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bayar Pajak Lewat Minimarket Sedang Dikaji

Bayar Pajak Lewat Minimarket Sedang Dikaji

Written By Admin Raka on Jumat, 24 Agustus 2018 | 16.45.00

KARAWANG, RAKA - Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) sedang mengkaji teknis pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui minimarket. Kebijakan itu dilakukan guna mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sumber pajak.

Kabid PBB dan BPHTB H. Endang Cahendra melalui bagian Pelayanan dan Pendaftaran
PBB dan BPHTB Adja mengatakan itu kepada Radar Karawang, Kamis (23/8). Menurut dia kebijakan itu perlu dilakukan terlebih yang menjadi kendala selama ini jauhnya jarak dimana wajib pajak tinggal dan kantor pembayaran pajak. Sehingga melalui terobosan ini nantinya diharapkan bisa memangkas jarak tempuh wajib pajak.

"Setiap hari yang datang itu ratusan sampai ribuan, saat ini sedang dikaji jika pembayaran PBB dab BPHTB itu nantinya bisa dilakukan di minimarket," ujar Adja di ruang kerjanya. Pertimbangan lain, menurut Adja saat ini kesadaran masyarakat di pesisir Karawang terhdap kewajiban membayar pajak mulai tinggi.

Pembayaran yang nantinya bisa dilakukan di minimarket itu, terang Adja, bertujuan untuk dapat memudahkan wajib pajak terutama yang berada di wilayah pesisir Karawang yang lokasinya jauh untuk ke Bapeda atau perbankan yang sudah bekerjasama dengan Pemda Karawang dalam hal pembayaran pajak setiap tahunnya. "Nantinya pembayaran PBB dan BPHTB itu sepeti cicilan motor yang bisa dilakukan di minimarket, saat ini dalam masa penyusunan," katanya.

Disampaikan Adja, selain masyarakat yang akan melakukan pembayaran PBB dan BPHTB itu bukan hanya bisa melakukan pembayaran di Bapeda tetapi bisa melalui perbankan seperti bank. "Saat ini sedang di uji di kantor pusat minimarket, nantinya diterapkan di Karawang. Hal ini bertujuan untuk memudahkan warga yang ada di pesisir Karawang membayar pajak," terangnya.

Disinggung mengenai jumlah wajib pajak di Karawang, Adja belum bisa memberikan data pasti, terlebih untuk wajib pajak jenis PBB dan BPHTB. Cuma saja, Adja menggaris bawahi untuk wajib pajak yang saat ini nilainya mencapai diatas Rp 2 juta jumlah hingga ribuan wajib pajak. "Dari yang terdata di buku yang nominal SPPTnya diatas Rp 2 juta itu mencapai 4.065 wajib pajak termasuk diantaranya kawasan dan pabrik. Kalau mengacu kepada buku 123 atau yang dibawah 2 juta belum muncul datanya karena masih eror," paparnya.

Adja juga menyampaikan, jika saat ini, yang sudah memasuki duni modern sudah sepantasnya jika masyarakatpun melakukan pembayaran PBB dan BPHTB itu secara pleksibel alias dipermudah untuk pemberian pelayanannya. "Kalau kemarin-kemarin pembayaran itu melalui bendahara desa dikolektifkan pembayarannya, dan barulah petugas dari desa datang kesini untuk menyetorkan. Tetapi nanti wajib pajak bisa langsung membayarnya melalui minimarket," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template