Banyak TPS Liar di Sekitar Bendungan Walahar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Banyak TPS Liar di Sekitar Bendungan Walahar

Banyak TPS Liar di Sekitar Bendungan Walahar

Written By Mang Raka on Kamis, 23 Agustus 2018 | 15.30.00

KLARI, RAKA - Kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang dinilai lamban dalam menangani persoalan sampah. Hal itu melihat dari masih banyaknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kabupaten Karawang seperti di sepanjang irigasi Bendungan Walahar.
Warga Walahar Nuri (27) menyampaikan, di sekitar Walahr memang masih banyak titik-titik sampah yang tidak pernah tuntas sampai sekarang. Memang seharusnya ada pembenahan. "Masih banyak kang, sampah liar di mana-mana. Ini PR buat pemerintah," ujarnya.
Ia menyampaikan, dampak dari banyaknya sampah liar membuat warga merasa jijik bahkan kesehatannya juga terancam. Hal ini sangat jauh dengan banyaknya kabar yang disampaikan bahwa pemerintah daerah fokus menggarap persoalan sampah. "Katanya fokus dengan sampah, tapi kok masih banyak sampah liar," ujarnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, sampah liar di sekitar Walahar juga sebenarnya sulit di identifikasi sumbernya dari mana. Karena warga sekitar sebenarnya sangat jarang bahkan bisa jadi tidak mungkin buang sampah di titik-titik jalan kosong. "Banyaknya yang buang sampah itu orang lewat pakai motor. Ini juga sebenarnya soal kesadaran warga," ujarnya.
Berkaitan dengan kesadaran warga, pemerintah juga harus bisa melakukan sosialisasi ke semua lapisan masyarakat agar tidak membuang sampah di mana saja. "Antara pemerintah dan warga memang harus sinkron. Kalo masing-masing tentu tidak akan tuntas," bebernya.
Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, Hadi, menurutnya persoalam sampah memang persoalan klasik yang tidak pernah tuntas. Oleh karenanya harus ada formula khusus yang diluncurkam oleh pemerintah. "Tim sampah harus dibentuk sampai level masyarakat bawah," ujarnya.
Sementara Kabid Kebersihan DLHK Karawang, Nevi Fatimah pernah menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menggandeng pihak ketiga untuk melakukan monitoring sampah. "Kita kerjasama soal sampah dengan cara swastanisasi seperti di bandung. DLHK menyerahkan pengelolaan ke swasta untuk melakukan kajian penelitian dan patroli Pengendalian sungai," ujarnya.
Nevi sendiri tidak menyangkal jika selama ini pihaknya kerepotan menangani masalah sampah di Karawang. Apalagi DLHK sendiri sejauh ini kekurangan sumber daya manusia (SDM) sehingga kurang dalam melakukan pembinaan terhadap THL. "Armada kita serahkan ke petugas kita, dan pembinaan diserahkan ke swasta. Tetapi menyangkut petugas nakal kebijakannya ada di DLHK," ungkapnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template