Asyik, BOP Siswa PAUD Segera Cair - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Asyik, BOP Siswa PAUD Segera Cair

Asyik, BOP Siswa PAUD Segera Cair

Written By Admin Raka on Selasa, 07 Agustus 2018 | 19.15.00

KARAWANG, RAKA - Biaya Operasional PAUD (BOP) di Karawang masih dijatah pemerintah pusat Rp 600.000 per siswa per tahun. Angka itu, untuk mengcover subsidi sekitar 39 ribuan siswa PAUD dari total 40 ribuan yang tersebar di 1.206 PAUD di seluruh Karawang. Dalam waktu dekat, BOP tersebut bakal cair setelah semua ajuan rampung dituntaskan pengelola PAUD di semua kecamatan.

Kabid PAUD dan Dikmas Disdikpora Karawang Hj Nenah Sukamanah MM mengatakan kelengkapan PAUD berikut siswanya harus sempurna jika ingin mendapati bantuan dari pemerintah. Selain harus memiliki NPSN dan izin operasional,  kepemilikan yayasan dengan NPWP dan Akta Notaris yang dikeluarkan Kemenkumham. Siswa PAUD juga harus masuk semua ke daftaran Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal itu akan menjadi dasar pemerintah pusat dan daerah meberikan kucuran bantuannya, seperti Biaya Operasional PAUD (BOP). Sebab, walaupun Rp 600 ribu turun dalam satu tahap, alokasi yang diatur dalam Permendikbud Nomor 2 Tahun 2018 bermanfaat untuk penyelenggaraan pendidikan di semua PAUD. Betapapun, uang BOP sudah siap cair di kas daerah, tetapi sejauh ini, banyak kecamatan yang belum mengajukan kolektif lembaga-lembaga PAUD. "BOP siap cair karena sudah di kas daerah, tinggal ajuannya ini yang belum masuk semua, tahun kemarin saja 5 persen paud SPJ BOP masih ada yang belum tuntas per 24 Desember," katanya.

Mantan Kasie PAUD ini menambahkan, dari sekitar 40 ribu siswa PAUD yang tersebar di 1.206 lembaga yang NPSN, jatah BOP masih dikisaran 39 ribuan anak, bahkan syarat PAUD mendapat BOP itu minimal harus memiliki 12 siswa dengan umur 5-6 tahun, karena kurang dari itu BOP masih bisa diantisipasi ke anak dibawah umur 5 tahun di satu PAUD tersebut. Terbesarnya, sebut Nenah, satu PAUD dengan jumlah siswa 70 orang sekitar Rp 42 juta per tahun. Dari 1.026 PAUD tersebut, 158 diantaranya adalah TAK dan 160 adalah TKQ sementara sisanya di Satuan PAUD Sejenis (SPS). "Yang terbesar saja jumlah siswa 70 orang, berarti Rp 42 juta per tahun untuk operasional," katanya.

Disinggung honor guru PAUD, mantan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Telagasari ini mengaku, ada sebagian kecil honorarium dari BOP, tapi Pemkab sudah membantu guru PAUD yang di SK kan Dinas Rp 200.000 per bulan untuk insentif, itupun didistribusikannya setiap 6 bulan sekali. Walaupun masih sedikit, tapi insentif Rp 200.000 bagi 4.600 guru PAUD, Pemkab dalam setahun menghabiskan anggarannya Rp 11 miliar.

Hal itu, karena memang perhitungannya adalah 1 guru perbandingannya dengan 10 anak. Untuk itu sambung Nenah, ia sedang usulkan penambahan insentif guru PAUD Rp 300 ribu per bulan, walaupun kabarnya yang di ACC hanya Rp 250 ribu, sebab jumlah guru yang diusulkan juga bertambah menjadi 5.000 orang. "Insentif guru PAUD dari Pemda itu Rp 11 miliar per tahun, walaupun Rp 200.000 per bulan, karena memang jumlah gurunya mencapai 4.600 guru," ucapnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template