Anggota TPID Hanya 7 Orang, Dibentuk untuk Inovasi Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anggota TPID Hanya 7 Orang, Dibentuk untuk Inovasi Desa

Anggota TPID Hanya 7 Orang, Dibentuk untuk Inovasi Desa

Written By Admin Raka on Jumat, 03 Agustus 2018 | 15.00.00

RAWAMERTA, RAKA- Setelah Pendamping Lokal Desa (PD) yang mengawal realisasi Dana Desa (DD), Kementrian Desa kembali menerjunkan sekelompok orang untuk membantu desa dalam merealisasikan pembangunan di desa. Terlebih, untuk menginovasi agar desa lebih maksimal.
Sekelompok orang tersebut ialah Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) yang saat ini mulai di bentuk di Kecamatan Rawamerta. Jumlah anggota TPID hanya 7 orang.

Menurut salah satu anggota TPID, Fian Nurhusen, TPID merupakan kepanjangtanganan Kementrian Desa yang diharapkan mampu menginovasi sebuah desa sesuai potensinya. Nantinya, PLD bertugas memfasilitasi seluruh tahapan kegiatan pelaksanaan PPID dan P2KTD di desa-desa, agar dapat berjalan dengan baik. Sesuai dengan tugas tanggung jawab sebagainya, maka PLD wajib melakukan koordinasi secara terus menerus dengan TPID. Tugas dan tanggung jawab PLD
dalam pelaksanaan PPID dan P2KTD yaitu memfasilitasi kegiatan sosialisasi PPID dan P2KTD di desa. "Mengajukan berbagai inovasi yang ada di desa, agar menjadi desa yang berpotensi," ucapnya, kepada Radar Karawang, Kamis (2/8) kemarin, di aula Desa Sukamerta.

Selebihnya, bersama PD dan TPID menyiapkan proses pelaksanaan PPID, mulai dari proses MAD sampai dengan membangun komitmen atau replikasi. Fasilitasi pelaksanaan komitmen desa hasil BID ke dalam perencanaan desa. Pendamping desa (PD) dan TPID melakukan identifikasi desa-desa yang mempunyai program pembangunan desa yang inovatif sesuai kriteria pelaksanaan PPID, PD dan TPID melakukan dokumentasi atas program-program pembangunan desa yang inovatif. PD dan TPID melakukan identifikasi kebutuhan P2KTD dan memfasilitasi proses pelaksanaannya. Memfasilitasi forum musyawarah desa (Musdes) untuk pertanggungjawaban hasil kerja P2KTD.

Adapun keanggotanya hanya dipatok 7 orang untuk satu kecamatan, meskipun di Kecamatan Rawamerta ada 11 desa, tidak semua perwakilan desa di ikut libatkan dalam hal ini. Yang pasti, TPID ini dapat menyentuh semua desa agar bisa berinovasi. "Tidak semua perwakilan desa ikut," kata Fian lagi.

Dirinya menegaskan, jika kinerja TPID dimaksimalkan, bukan hal yang tidak mungkin setiap desa akan mempunyai satu keunggulan yang dapat membangun desa itu sendiri. Terutama, setiap desa mempunyai inovasi dan maskot yang berbeda-beda sesuai dengan potensi kewilayahannya. "Semua desa pasti punya potensinya masing-masing yang bisa dikembangkan," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template