Anggaran Pilkades Disoal, Ini Penyebabnya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anggaran Pilkades Disoal, Ini Penyebabnya

Anggaran Pilkades Disoal, Ini Penyebabnya

Written By Admin Raka on Jumat, 03 Agustus 2018 | 16.00.00

KLARI, RAKA - Kecamatan Klari menjadi kecamatan yang paling banyak akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades). Maka wajar jika ada rasa kekhawatiran yang disampaikan tokoh masyarakat Klari dalam pelaksanaan pilkades tersebut terutama soal anggaran.

Sebagaimana diketahui, meski tahapan pilkades sudah berjalan bahkan tangal 3 Agustus merupakan tanggal pendaftaran bakal calon kepala desa.

Tokoh masyarakat Klari Ahmad Hadibrata menyampaikan, memang wajar jika ada rasa kekhawatiran yang disampaikan oleh para bakal calon atau panitia. Karena meski Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mengklaim anggaran sudah bisa diamankan untuk masuk pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan, namun nomenklaturnya belum ada. "Anggarannya masih dalam pembahasan, bagaimana kalau ada yang menjegal," tanya lelaki yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi di Karawang.

Menurutnya, selagi anggaran pilkades belum di ketuk palu, maka semuanya masih belum ada kepastian. Oleh karenanya, ia berharap pemerintah bisa kerja ekstra agar anggaran benar-benar pasti. "Harus dikejar, minimal sudah masuk nomenklatur dan sudah disahkan," tambahnya.

Sementara Kepala DPMD Karawang Ade Sudiana meminta agar para panitia dan bakal calon tidak terganggu dengan persoalan anggaran. Karena per hari kemarin, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang proses penganggaran untuk pesta demokrasi tingkat desa itu. "TAPD eksekutif sekarang (kemarin) sedang membahas untuk menganggarkan (pilkades)," ujarnya.

Degan demikian, ia merasa yakin tidak akan ada kendala kalau persoalan anggaran. Terlebih untuk peraturan bupati (Perbup)-nya sudah ada. "Kalau legislatifkan hanya mengesahkan saja. Tetap TAPD eksekutif yang menyusun," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, kepada para panitia dan balon kades untuk mengikuti tahapan yang sudah ditetapkan. Karena sepanjang pengalaman dirinya duduk di pemerintahan, termasuk saat jadi camat dibeberapa kecamatan, belum pernah ada anggaran dicairkan diawal tahapan. "Ini udah biasa, jadi berjalan aja, pencairan biasanya diakhir, bahkan bisa sekitar dua minggu sebelum pelaksanaan," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template