Ame Kena Serangan Jantung di Madinah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ame Kena Serangan Jantung di Madinah

Ame Kena Serangan Jantung di Madinah

Written By Admin Raka on Kamis, 02 Agustus 2018 | 12.15.00

KARAWANG, RAKA - Cuaca panas di Arab Saudi harus diwaspadai oleh calon haji asal Kabupaten Karawang. Tidak boleh memaksakan diri jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan. Karena beragam penyakit bisa muncul, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Kabar duka itupun menyelimuti keluarga Ame Omon Jasan (55) warga Dusun Karangjati RT 14/05, Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang Sopian mengatakan, Ame meninggal dunia karena darah tinggi dan serangan jantung. "Saudari Ame betul meninggal dunia di Tanah Suci. Jasadnya sesuai aturan tidak bisa dibawa pulang ke tanah air," ujar Sopian kepada Radar Karawang, Rabu (1/8).

Di sisi lain, pihaknya juga kembali memberangkatkan rombongan haji. Kali ini Kloter 52 JKS. Jumlahnya 403 orang, terdiri dari 196 laki-laki dan 207 perempuan. Jamaah haji didampingi oleh 1 orang petugas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 1 orang petugas Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 3 orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan 1 orang  Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). "Alhamdulillah semua jamaah haji dalam keadaan sehat walafiat. Semoga Allah terus memberikan kesehatan kepada kita semuanya," ujarnya.

Adapun untuk jamaah haji yang diberangkatkan pada pagi hari pukul 07.00 WIB itu, kata Sopian, jamaah haji asal Banyusari atas nama Faizal Rahman (18) menjadi calon haji paling muda. "Tertua dari Pakisjaya atas nama Sarta Samih Item (89)," terangnya.

Sedangkan jumlah pendaftar haji hingga saat ini mencapai 28.500 orang. Mereka harus menunggu berangkat ke Tanah Suci sampai tahun 2033. "Kepada masyarakat yang belum daftar, segera mendaftar langsung ke Kantor Kementerian Agama Karawang. Alhamdulillah, daftar haji cukup satu kali datang ke Kemenag. Karena masyarakat bisa langsung daftar dan bayar di Kantor Kemenag. Tidak perlu lagi ke bank," terangnya.

Kepala Bidang Dokumen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Asrama Haji Bekasi Gatot Fajar Arifianto mengatakan, berdasarkan data selama pemberangkatan 40 kloter, ada jamaah calon haji yang wafat di Madinah. Saat ini penanganan jamaah calon haji yang wafat langsung dari PPIH Arab Saudi. "Sampai saat ini data yang kami peroleh dari Arab Saudi, jamaah calon haji yang meninggal di Madinah berjumlah enam orang, itu dari berbagai kloter, jamaah calon haji yang meninggal akan dimakamkan di Baqi," kata Gatot melalui keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, jamaah calon haji yang meninggal akan diberi surat badal haji oleh PPIH Arab Saudi. Untuk badal haji akan dilaksanakan oleh pendampingnya atau ada petugas khusus yang membadalkan jamaah yang wafat. Petugas haji selalu berharap jamaah yang diberangkatkan untuk berhaji akan selalu diberikan kesehatan hingga kepulangannya nanti. "Maka dari itu saya menghimbau para jamaah untuk selalu menjaga kesehatannya selama pelaksanaan ibadah hajinya," ujarnya.(apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template