Harusnya Ada Satu Pos Damkar Tiap Kecamatan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Harusnya Ada Satu Pos Damkar Tiap Kecamatan

Harusnya Ada Satu Pos Damkar Tiap Kecamatan

Written By Admin Raka on Minggu, 05 Agustus 2018 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - Jumlah Tenaga Harian Lepas (THL) dilingkungan UPTD Pemadam Kebakaran yang mencapai hingga 176 orang tidak sebanding dengan jumlah pos damkar yang sedikit, selain jumlah kendaraan pemadam kebakarannya juga minim. Keadaan ini menjadi kendala dalam proses pemadaman api setiap kali terjadi kebakaran.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Karawang Oman Nurohman mengatakan, itu kepada Radar Karawang, lusa kemarin. "Tenaga Harian Lepas yang bekerja dilingkungan pemadam sebanyak 176 orang dengan honorarium cukup dibanding THL lain pada umumnya yaitu diatas Rp 3 jutaan. Namun, banyaknya jumlah THL itu, masih belum sebanding dengan pengadaan pos damkar saat ini," ucapnya.

Padahal, lanjut Oman, perkembangan pembangunan yang semakin pesat sekarang ini menuntut kesiapan damkar secara optimal. Untuk itu, terang Oman, pihaknya sudah mengajukan agar disetiap kecamatan diadakan pos damkar. Sayangnya, sesal Oman, meski permintaan itu sudah diajukan berkali-kali tetapi kebutuhan itu belum mendapat tanggapan serius pemerintah daerah. "Kita sudah ajukan pos damkar tiap kecamatan tapi tidak pernah dikabulkan," tandasnya.

Ditegaskan Oman, sesuai rencana nanti di pos damkar di tiap kecamatan akan diperkuat tiga regu dengan jumlah THL 7 personel. Keberadaan pos-pos ini penting untuk distribusi tim agar semakin dekat aksesnya saat terjadi musibah kebakaran. "THL sudah banyak, tapi kita belum memiliki pos yang idealnya ada disetiap kecamatan 24 jam," katanya.

Lebih lanjut Oman menambahkan, bukan saja pos, armada juga diakuinya masih sedikit, karena selama ini, jumlah mobil Damkar berikut Resciu hanya 11 unit untuk mengejar 30 Kecamatan, dan teranyar tahun ini hanya ada penambahan 1 unit saja. Padahal ia menginginkan, selain pos ada disetiap Kecamatan, juga ada penambahan signifikan untuk pengadaan armada yang diharapkan bisa lengkap, sekurang-kurangnya bisa tembus 15 unit dulu atau setengahnya.

Namun sayang, sebut Oman, sampai saat ini jumlah armada masih ada 11 unit, itupun setengahnya sudah nyaris rusak karena sudah lama. "Kita punya 30 Kecamatan, tapi baru punya 11 Armada termasuk Resciu. Jadi akses yang jauh dan jalanan macet juga jelek, selalu menjadi kendala keterlambatan kita," katanya.

Lebih jauh ia berharap, ditengah segala keterbatasan yang ada, Pemkab dan DPRD bisa mengawal kegiatan dan harapan tim Damkar ini, utamanya anggota DPRD untuk bisa memperjuangkan pengadaan armada juga pos Damkar disetiap Kecamatan. "Semoga ada titik terang kedepan, bisa untuk menambah pos dan armadanya," kata Oman. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template