39% Kebakaran Akibat Listrik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 39% Kebakaran Akibat Listrik

39% Kebakaran Akibat Listrik

Written By Admin Raka on Senin, 27 Agustus 2018 | 11.00.00

PURWAKARTA, RAKA- Masyarakat Kabupaten Purwakarta diminta lebih waspada terhadap potensi kebakaran di wilayah masing-masing. Pasalnya, sejak awal bulan Agustus 2018, tercatat telah terjadi 6 kebakaran di sejumlah lokasi berbeda wilayah di Purwakarta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono mengatakan, faktor human error masih mendominasi kejadian kebakaran.

Menurut data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta sejak awal Januari 2018 hingga saat ini, kebakaran di rumah tinggal dengan penyebab arus pendek listrik merupakan kejadian kebakaran yang paling banyak. "Menurut objek yang terbakar, mendominasi di rumah tinggal dengan presentasi 33% sementara berdasar penyebab kebakaran arus pendek presentasenya paling tinggi yakni 39%," jelasnya, kepada sejumlah awak media akhir pekan lalu.

Dengan data tersebut, Wibie, sapaan akrab Wibisono, menyimpulkan, kehati-hatian masyarakat Purwakarta dalam mengurangi potensi kebakaran harus lebih ditingkatkan lagi. "Melihat data bisa dibilang adanya ketidak hati-hatian masyarakat dalam mengurangi potensi kebakaran, contohnya pemakaian beban listrik yang terlalu banyak sehingga kabel tidak kuat dan meleleh," katanya.

Sementara itu, Wibie menambahkan, selain human error masalah kemarau yang berkepanjangan juga menjadi penyebab kebakaran yang melanda Purwakarta.  "Bisa dilihat didata urutan kedua objek kebakaran terbanyak adalah kawasan perkebunan dan hutan sedangkan penyebab kebakaran terbanyak adalah pembakaran sampah," jelasnya.

Jika dilihat dari data tersebut, menurut Wibie, faktor kemarau yang cenderung kering dengan hembusan angin yang kencang ikut berkontribusi sebagai penyebab kebakaran. Namun, tetap saja masalah kehati-hatian masyarakat menjadi faktor kunci pencegahan kebakaran.  "Di musim kemarau ini kan kering dan anginnya kencang jadi diharapkan masyarakat yang membakar sampah jangan begitu saja ditinggal pergi kemudian awasi juga anak-anak jika bermain-main api," katanya.

Di satu sisi, dalam pencegahan kebakaran, khususnya saat musim kemarau, Wibie mengatakan pihaknya giat mengimbau warga lewat siaran radio dan stiker peringatan. "Sudah sering kita imbau. Mudah-mudahan kedepan potensi kebakaran semakin berkurang dengan meningkatnya kehati-hatian masyarakat," jelasnya.(gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template