10 Tahun tak Bisa Pulang Kampung, Maryati Ditahan Majikan di Arab Saudi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 10 Tahun tak Bisa Pulang Kampung, Maryati Ditahan Majikan di Arab Saudi

10 Tahun tak Bisa Pulang Kampung, Maryati Ditahan Majikan di Arab Saudi

Written By Admin Raka on Kamis, 09 Agustus 2018 | 15.01.00

KARAWANG, RAKA - Kisah pilu kembali menimpa tenaga kerja wanita asal Kabupaten Karawang. Kali ini dirasakan oleh Maryati (30), warga Dusun Bendasari II, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur.

Berdasarkan penuturan suaminya, Dedi Supardi (38), istrinya tidak pulang selama 10 tahun bekerja di Riyadh, Arab Saudi. Meski setiap lima bulan sekali selalu mengirim uang, namun dalam setahun ini hasil jerih payah Maryati tidak lagi diterima Dedi. Persoalan semakin runyam, saat dia tahu jika istrinya ingin pulang tapi tidak diizinkan sang majikan. Bebannya semakin berat, ketika anak semata wayangnya, Dea Marisa (13) merengek ingin bertemu dengan sang ibu yang meninggalkannya sejak berumur 3 tahun. "Anak saya terus menanyakan ibunya dari dulu juga, dia ingin ibunya pulang. Ibunya juga sama ingin pulang, tapi majikannya disana sering bohong," ujar Dedi Supardi kepada Radar Karawang, Rabu (8/8).

Kata Dedi, sang istri terakhir kali memberikan kabar saat bulan puasa kemarin. Informasi yang diterimanya, jika sang majikan masih belum memberikan izin Maryati untuk pulang. "Kata istri saya, dia pengen pulang. Tapi kata majikannya satu bulan lagi, tapi sampai sekarang belum ada izin juga," ujarnya.

Ia melanjutkan, Maryati berangkat ke Riyadh melalui sponsor PT Bajri Mandiri di Ciranggon, Kecamatan Majalaya. Namun, dirinya belum melaporkan peristiwa yang menimpa istrinya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang. "Ditanyain ke sponsor PT Bajri Mandiri di Ranggon Majalaya, dijawabnya nanti juga pulang gitu terus jawabnya. Nama yang bawanya Carwi," ungkapnya.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang Ahmad Suroto menyampaikan, PT Bajri Mandiri saat ini sudah tidak aktif di daftar Tugas Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang ada di Disnakertrans. "Kita sudah telusuri jika PT Bajri Mandiri sudah tidak aktif di daftar PPTKIS. Kita tinggal mencari keberadaan bu Carwi untuk diminta keteranganya sebagai PRCTKI (Petugas Rekrut Calon TKI)," ujarnya.

Kata Suroto, pihak keluarga punya waktu selama dua minggu untuk melaporkan sponsor tersebut ke Disnakertrans Karawang. "Kalau keluarga gak bisa laporkan sponsornya ke Disnaker, nanti kita akan laporkan ke satgas penanganan TKI di Kemenaker (Kementerian Tenaga Kerja) untuk ditindaklanjuti secara hukum. Keluarga punya waktu dua minggu. Insya Allah dibantu. Kalau perlu kita jemput bola untuk membantu menemukan Maryati," terangnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template