Zainal Arifin-Luthfi Bamala Merasa tak Puas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Zainal Arifin-Luthfi Bamala Merasa tak Puas

Zainal Arifin-Luthfi Bamala Merasa tak Puas

Written By Admin Raka on Kamis, 05 Juli 2018 | 11.00.00

Tuntut Sejumlah Kecurangan Pilkada 


PURWAKARTA,RAKA - Tuntut Sejumlah dugaan kecurangan yang telah si laporkan ke panwaslu, ratusan massa pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Zainal Arifin dan Luthfi Bamala (Zalu), menggelar aksi turun ke jalan. Aksi penyampaian aspirasi yang berbarengan dengan rapat pleno terbuka Rekapitulasi KPU tersebut di lakukan di depan kantor Panwaslu Purwakarta, tepatnya di Jalan Basuki Rahmat, Sindangkasih, Purwakarta yang menutupi seluruh jalan, Rabu (4/7).

Menurut keterangan, Ketua Tim Pemenangan Zalu, Zaenal Abidin mengatakan, bahwa aksi ini dipicu agar ditegaskannya keadilan pada proses pemilu di Purwakarta. "Kami meminta keadilan dan kejujuran ke panwaslu, karena panwaslu ini adalah penjaga gawang kejanggalan pemilu," katanya, di sela aksi kepada awak media.

Massa aksi dari gabungan ormas Islam dan LSM ini memadati jalan dengan berbagai orator dan orasi di atas mobil komando. Kegiatan yang mengganggu arus lalu lintas tersebut dipenuhi oleh laki-laki dan perempuan, bahkan ironisnya, aksi ini diikuti oleh ratusan anak di bawah umur.

Pada aksi yang bertajuk Aksi 47 untuk menyuarakan keadlian yang diduga banyak kecurangan yang terjadi. Serta meminta penegak hukum termasuk Panwas Purwakarta menindak tegas laporan yang telah dilayangkannya. "Kami mengindikasikan bahwa ada kecurangan secara terstruktur, sistemik dan masif, dari tingkat KPPS hingga tingkat KPUD," kata Zaenal Abidin yang juga menjadi orator pada aksi tersebut.

Bahkan, dengan danya aksinya ini, pihaknya mendesak untuk Panwaslu Purwakarta untuk segera mendiskulifikasi hasil Pilkada Purwakarta. Sebab, kata seorang tim pemenangan tim Zalu, Ade Suhada, hal tersebut banyaknya dugaan kecurangan yang terjadi. "Kami datang ke sini untuk meminta kepada panwas, agar membatalkan hasil pilkada dan mendiskuslifikasi pasangan calon yang diduga sudah melakukan pelanggaran," ucapnya.

Sementara menanggapi hal tersebut Ketua Panwaslu Purwakarta Oyang Este mengatakan, bahwa sudah ada aturan Bawaslu dan KPUD tinggal di pahami bersama.  "Semua pelaporan sudah ditangani oleh Gakkumdu dari pihak Kepolisian dan Kejaksaan, kalau hasilnya belum ada kami tidak bisa memutuskan, semua ada aturannya dan semua kami lakukan dengan Normatif sesuai aturan," ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template